Automotive

Gaikindo: GIIAS 2017 Bukan Sekadar Ajang Penjualan

gaikindo selenggarakan giias 2017

Industri otomotif menjadi salah satu baromoter perekonomian di suatu negara. Apa yang terjadi di industri ini bisa menjadi tolok ukur apakah ekonomi suatu negara sedang tumbuh atau mengalami perlambatan. Industri ini juga menjadi penggerak perekonomian lantaran mampu menyediakan lapangan pekerjaan dalam jumlah besar.

Untuk terus menggairahkan industri otomotif, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) akan menggelar kembali ajang pameran mobil. Gaikindo Auto Show (GIIAS) 2017 yang merupakan pameran terbesar di Asia Tenggara akan digelar pada tanggal 10-20 Agustus 2017.

Menurut Yohannes Nangoi, Ketua umum Gaikindo, Indonesia merupakan negara yang masuk dalam jajaran 1 million club atau negara-negara dengan penjualan mobil lebih dari 1 juta unit per tahun. Dengan predikat ini, sebagai pasar, Indonesia menjadi incaran hampir semua pabrikan kendaraan bermotor di dunia.

“Perlu dicatat bahwa pasar Indonesia tidak hanya di kisaran 1 juta unit. Potensi pasar otomotif di negara ini masih sangat besar di masa mendatang, mengingat ratio kepemilikan mobil di negara ini masih rendah,” kata Yohannes, saat konfrensi pers GIIAS 2017, hari ini (07/02/2017).

Memang, saat ini ratio kepemilikan di negara ini masih rendah bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Sekarang ini, ratio kepemilikan mobil kita adalah 1000:80 atau baru ada 80 mobil di antara 1000 penduduk. Bandingkan dengan Thailand dengan ratio 1000:240 atau dengan Brunei Darussalam yang rationya 1000:400.

Yohannes menambahkan, mulai tahun ini diharapkan industri mobil akan terus tumbuh. Tidak saja di pasar domestik, namun juga pasar ekspor. Meski begitu, ia menampik bahwa ajang GIIAS 2017 ini hanya semata-mata untuk mengejar penjualan.

“Industri mobil di tingkat global sudah sedemikian maju. Ada beragam teknologi yang berkembang untuk menyambut masa depan. Sehingga tema kali ini adalah Rise of the Future Mobility. Kami ingin tidak hanya produsen yang bersiap menyambut datangnya teknologi termutakhir di industri otomotif, namun konsumen pun juga siap,” jelasnya.

Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara GIIAS 2017 menambahkan, sejalan dengan tema tahun ini, di ajang GIIAS 2017 ini akan ada beragam mobil konsep dan teknologi yang dipamerkan. Hingga Februari 2017, sudah ada 27 brand yang siap mengikuti GIIAS 2017. Terdiri dari 21 brand passenger vehicle dan 6  commercial vehicle.

“GIIAS menjadi jendela dua arah karena memberikan gambaran pada masyarakat tentang kemajuan dunia otomotif. Selain itu, menjadi cermin perkembangan industri otomotif untuk dunia international,” terang Rizwan.

Most Popular








To Top