Transportation & Logistic

AirAsia Angkat Koper Permanen dari Traveloka

Setelah pada pertengahan Februari lalu tiket maskapai AirAsia hilang dari dua perusahaan online travel agent (OTA) lokal, kini pada awal Maret tiket dari AirAsia juga kembali hilang dari peredaran di Traveloka. Tentunya hal ini menimbulkan pertanyaan besar di balik hilangnya penjualan tiket AirAsia.

Akhirnya AirAsia mengambil keputusan untuk menarik penjualan tiketnya secara permanen dari Traveloka. Penarikan ini meliputi seluruh rute penerbangan di semua jaringan AirAsia. Keputusan ini didasari hilangnya tiket AirAsia secara misterius di Traveloka untuk kedua kalinya dalam dua minggu terakhir.

“Hilangnya penerbangan kami tentunya mencederai kerja sama antara AirAsia dan Traveloka. Pihak Traveloka seperti tidak menunjukkan itikad baik. Traveloka menolak memberikan penjelasan resmi meskipun sebelumnya kami telah beberapa kali mencoba meminta klarifikasi,” terang Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan.

Baginya peniadaan beberapa penerbangan AirAsia Indonesia oleh Traveloka menunjukkan dengan jelas sikap diskriminatif dan berat sebelah. “Kami mengamati pesan-pesan di media sosial yang disampaikan pelanggan tentang ketidaktersediaan tiket AirAsia justru direspons dengan rekomendasi dari Traveloka untuk memesan tiket maskapai lain. Oleh karena itu, sebagai bentuk solidaritas, AirAsia secara grup menarik penjualan seluruh tiket AirAsia dari Traveloka efektif mulai saat ini.”

Dendy mengimbau penumpang yang ingin membeli tiket AirAsia agar memesan langsung melalui situs airasia.com atau aplikasi mobile AirAsia. “Situs airasia.com dan aplikasi mobile AirAsia merupakan pilihan yang lebih baik di mana traveler dapat memesan tiket langsung dari kami di harga yang paling murah, mendapatkan jatah bagasi 15 Kg untuk penerbangan domestik di Indonesia, serta mendapatkan promosi diskon hotel.”

Hilangnya tiket AirAsia dari Traveloka untuk pertama kalinya terjadi tanggal 14-17 Februari 2019, yang bertepatan dengan masa peningkatan tarif sistem pemesanan pada tanggal 16 Februari 2019 yang berlangsung selama 13 jam. Traveloka kemudian merujuk pada 13 jam masa perbaikan ini sebagai alasan hilangnya penerbangan AirAsia dari situs mereka ketika menjawab pertanyaan pelanggan. Namun, penerbangan AirAsia kembali hilang untuk yang kedua kalinya dari Traveloka tanpa penjelasan pada 2 Maret 2019 jauh setelah upgrade sistem AirAsia selesai.

“Kompetisi seharusnya bebas dan adil sehingga konsumen dapat diuntungkan dengan adanya penawaran yang lebih baik. Jangan sampai monopoli membunuh kompetisi dan membuat para traveler menjadi dirugikan,” tutup Dendy.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X

Most Popular








To Top