Mshop-leaderboard-mobile
Transportation & Logistic

Ancang-Ancang J&T Express Masuki Pasar ASEAN

J&T Express Masuki Pasar ASEAN

Meskipun baru dua tahun di Indonesia, J&T Express, perusahan jasa pengiriman ini sudah melakukan ancang-ancang untuk bisa memasuki pasar regional ASEAN. Beragam persiapan sudah dilakukan untuk bisa mempercepat ekspansi regional J&T Express. Bila tidak ada hambatan, akhir tahun ini J&T Express sudah bisa beroperasi di luar negeri.

“Target kami akan dimulai di Malaysia dan Vietnam. Pemilihan dua negera ini selain faktor geografis, permintaan akan e-commerce  di sana juga banyak. Dengan ekspansi regional, nantinya Indonesia akan menjadi pusat bisnis J&T Express di ASEAN,” terang CEO J&T Express Robin Lo.

Baru-baru ini, J&T Express, memperkenalkan slogan barunya yang bertajuk “Express Your Online Business”. Dengan slogan ini J&T Express akan fokus menggarap pasar e-commerce di Indonesia. Saat ini pasar e-commerce memiliki persentase sebanyak 60% dari bisnis J&T Express. Ke depannya, Robin ingin bahwa bisnis e-commerce bisa mencapai hingga 80%, sementara bisnis ritel hanya pada kisaran 20%.

Menurut Jet Lee selaku Founder J&T Express, pengiriman layanan logistik di Indonesia, khususnya untuk layanan e-commerce baru pada kisaran angka 600 ribu paket. Padahal, di Amerika Serikat mencapai lima juta paket, di China bahkan mencapai 100 juta paket kiriman dalam satu hari. Survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2016 mengungkapkan, selama dekade terakhir e-commerce di Indonesia tumbuh sebesar 17% dengan total bisnis unit sebanyak 26,2 juta.  Hal tersebut menunjukkan bisnis e-commerce memiliki potensi untuk terus tumbuh, dan harus didukung dengan sistem logistik yang tak hanya bagus, tetapi juga hebat dan berkomitmen.

Selain melakukan ekspansi di Asia Tenggara, J&T Express juga sedang mempersiapkan beberapa titik gudang di wilayah-wilayah Indonesia. Saat ini J&T Express masih fokus pembangunan gudang di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Pemilihan tempat tersebut berdasarkan pada tingginy arus logistik yang terjadi di wilayah tersebut, Robin juga berencana akan segera membuka gudang di Sumatera dan Kalimantan.

Nilai investasi yang dikeluarkan oleh J&T Express bernilai sebesar Rp 800 miliar. Nantinya setiap gudang yang dibangun oleh J&T Express akan berada diatas lahan sebesar 10 ribu meter². “Target kami satu tempat bisa sortir sampai 1 juta paket dalam satu hari. Akhir tahun ini target kami mau kirimkan 300 ribu paket dalam satu hari,” pungkas Robin.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

Most Popular








To Top