Grapeshot Leaderboard
Consumer Goods

Sediakan 3.000 Porsi Makan Siang, Apa Differensiasi Berrykitchen

Berrykitchen

Semenjak didirikan pada tahun 2012, bisa dibilang  Berrykitchen menjadi salah satu perintis bisnis kuliner online di Indonesia. Kini, Berrykitchen memiliki dapur yang cukup luas untuk melayani sekitar 3.000 porsi makanan untuk setiap harinya. Dengan target pasar utama mereka adalah kalangan pekerja kantoran.

“Saat ini, setidaknya ada sekitar lima juta pekerja di Jakarta. Gaji mereka itu rata-rata Rp 4 juta hingga Rp 5 juta. Bagi mereka, itu susah buat cari makan siang yang proper dan murah. Kadang harus kompromi dengan harga dan kualitas,” ujar Cynthia Tenggara, CEO Berrykitchen.

Saat ini, konsumen dari Berrykitchen sebanyak 80% berasal dari kalangan perempuan. Sebanyak 90% dari total konsumen kebanyakan berasal dari golongan young professional dengan rata-rata menghabiskan biaya sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu satu bulannya.

Selain memiliki layanan katering makan siang, Berrykitchen juga menyediakan jenis makanan ready to eat yang bisa diantarkan kepada konsumen saat itu juga, celebrity chef menu, dan layanan ready to cook. Harga menu di Berrykitchen bervariasi mulai dari RP 15 ribu hingga Rp 35 ribu. Namun, Berrykitchen menggunakan sistem poin. Dengan ini, konsumen tinggal membeli poin dan menukarkannya dengan menu yang akan disantap.

“Yang membedakan kami dengan kompetitor yang lain adalah affordability dan quality. Kami mencoba memberikan makanan yang terbaik kepada kalangan young professional. Kami juga berupaya berikan customer experience yang baik, bahkan kami tidak pakai MSG, harganya tetap terjangkau dan kualitasnya terbaik,” tambah Cynthia.

Untuk menjaga kualitas makanan yang akan disajikan kepada para konsumennya, Berrykitchen memilih untuk membangun dapur dan memiliki kuasa penuh terhadap makanan yang disajikan. Cynthia menilai ketika memutuskan untuk berkerjasama dengan katering lain akan banyak kompromi harga yang nantinya berujung pada penurunan kualitas makanan.

“Kami tidak mau hal seperti itu. Yang mau kami sajikan itu kualitas dan harga yang terjangkau. Untuk mencapai dua hal itu kami harus bikin sendiri dengan menjaga kualitas dan tahu cara masaknya, Sehingga kami bisa fokus ke bahan dan bumbu,” jelas Cynthia.

Untuk semakin meyakinkan pelanggannya, Berrykitchen menyediakan jenis makanan yang khusus diracik melalui resep-resep dari profesional koki, seperti Chef Juna, Vindy Lee, dan Edwin Lau. Mendengar nama-nama celebrity chef tersebut tentu langsung terbayang makanan yang mewah serta harga yang tidak membumi. Faktanya tidak, bagi Cynthia harga yang ditawarkan tetap terjangkau.

“Kami kemas ulang serta kami diskusi dengan para chef ini. Sang chef juga kompromi agar harga yang ditawarkan lebih terangkau dan rasanya juga tetap enak.  Tiap chef  memang memiliki idealisme masing-masing,” ujar Cynthia.

Editor: Sigit Kurniawan

 

MARKETEERS X

Most Popular








To Top