Technology

Bagaimana Codemi Siasati Program Latihan Karyawan Yang Efektif

Di era digital yang serba cepat, sering kali perusahaan menemukan kesulitan dalam mengelola program training untuk karyawan baru. Di sisi lain,  sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk melakukan program pelatihan tersebut untuk meningkatkan performa bisnis perusahaan.

Hal ini membuat Codemi (Collaboration Academy Indonesia), startup Indonesia di bidang learning management system meluncurkan Codemi Learning, program manajemen pembelajaran berbasis cloud yang memungkinkan perusahaan mengembangkan Corporate Digital Academy untuk pelatihan karyawan dan mitra kerja.

Zaki Falimbany selaku Founder dan CEO Codemi mengungkapkan bahwa layanan Codemi membantu perusahaan mengatasi permasalahan di dalam melakukan program pelatihan, seperti terbatasnya trainer dan ruang yang menyebabkan terhambatnya penyampaian materi pelatihan, kesulitan perusahaan dalam mengukur perkembangan, dan hasil pembelajaran dari masing-masing karyawan.

“Salah satu kendala adalah mahal, untuk perusahan yang punya banyak cabang atau yang karyawan yang tidak sering di kantor, masalah pendistribusian materi dalam bentuk CD itu tergolong mahal,” ujar Zaki.

Baginya Codemi hadir bagi perusahaan untuk mengelola pelatihan di kelas atau online dengan lebih mudah, lebih cepat, dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja sehingga kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan efektivitas dan ensiensi performa kerja bisnis dapat terpenuhi.

Sebagai learning management system, Codemi Learning dilengkapi dengan beberapa fitur pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan seperti online training yang memungkinkan pengguna dapat mengakses modul pembelajaran kapan saja dan di mana saja, learning plan yang merupakan program rangkaian pembelajaran terencana bagi karyawan, gamification untuk mengajak dan memotivasi karyawan dengan penghargaan berdasarkan aktivitas mereka di sistem, serta report and analytics yang merupakan laporan perkembangan karyawan secara terukur berdasarkan hasil pelatihan.

Melihat fitur yang ditawarkan oleh Codemi, tentunya layanan ini akan cocok bila digunakan juga dalam institusi pendidikan di Indonesia. Zaky mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu dirinya sudah berdiskusi dengan beberapa universitas terkait rencanan penggunaan layanan Codemi di institusi pendidikan. Namun, ia melihat ada beberapa kebutuhan dari institusi pendidikan yang belum bisa dicakup oleh Codemi.

Saat ini, Codemi fokus menggarap pasar korporasi. Terutama, korporasi yang memiliki cabang dan karyawan yang banyak. Salah satu industri yang disasar adalah jasa keuangan, otomotif, transportasi, dan e-commerce.

Zaki menjelaskan saat ini sudah ada beberapa kompetitor yang merilis layanan yang serupa, hanya saja kebanyakan masih berasal dari luar Indonesia. Ia meyakini bahwa layanan yang diberikan oleh Codemi jauh lebih terjangkau dari tarif yang ditetapkan oleh kompetitor.

“Saya tidak bisa sebut rate pasti, semain banyak users maka akan semakin murah. Sistem kami adalah langganan per bulan. Jadi, yang kami hitung adalah per active user bulan itu,” jelas Zaki.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X

Most Popular








To Top