Mshop-leaderboard-mobile
Lifestyle & Entertainment

Gandeng UNICEF, Philips Lighting Lirik Sektor Edukasi

Gandeng UNICEF, Philips Lighting Lirik Sektor Edukasi Foto-02

Setelah berhasil membukukan penjualan hingga €7,1 miliar pada tahun 2016, Philips Lighting tergerak mengajak konsumen berkontribusi bagi pendidikan bangsa. Melalui program UNICEF “Kembali ke Sekolah”, konsumen dapat membantu 5.000 anak Indonesia untuk tetap bersekolah.

Angka partisipasi sekolah di Indonesia berdasarkan data UNICEF diungkapkan Education Specialist UNICEF Indonesia Suhaeni Kudus relatif baik. “Untuk tingkat SD sudah lebih dari 99% yang bersekolah, SMP mencapai lebih dari 90%, dan SMA 70%. Indonesia sendiri merupakan Negara dengan sistem pendidikan terbesar ke-empat di dunia dengan jumlah populasi anak lebih dari 50 juta,” terang Eni di Jakarta, Selasa (03/10/2017).

Namun menurut Eni, meski jumlah anak yang tidak bersekolah kurang dari 10%, persentase ini mewakili jumlah yang besar. Pasalnya, jumlah populasi Indonesia berada di posisi ke-empat terbesar di dunia. Menanggapi hal ini, Country Leader Philips Lighting Indonesia Rami Hajjar mengatakan, mereka tergerak untuk bermitra dengan UNICEF dalam program ini.

“Kami sadar bahwa masyarakat dan lingkungan telah memberi banyak keuntungan bagi perusahaan. Hal ini bisa terlihat dari angka pertumbuhan kami yang mencapai €7,1 miliar tahun lalu. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu anak-anak  di Jawa Tengah (Brebes), Sulawesi Barat (Mamuju), dan Sulawesi Selatan (Bone dan Takalar),” terang Rami.

Diperuntukkan bagi 5.000 murid yang tersebar di empat daerah tersebut, Rami menjelaskan konsumen dapat membantu dengan membeli paket khusus Philips LED ‘Beli 3 Gratis 1’ berlogo UNICEF sepanjang Oktober-Maret 2018.

Setelah mengumpulkan dana sebesar Rp 1 miliar pada program tahun lalu, Philips Lighting menargetkan dapat mengumpulkan Rp 2 miliar dana pada tahun ini. Rami menambahkan, konsumen yang ingin membantu dapat menemukan produk berlogo UNICEF ini di gerai-gerai Philips di seluruh Indonesia.

Apakah Anda tergerak untuk membantu 5.000 anak Indonesia?

Editor: Sigit Kurniawan

Most Popular








To Top