Berita Foto

Best & Worst: Tinkerlust

Bisnis Tinkerlust terbilang unik. e-Commerce ini menghadirkan berbagai produk fashion perempuan bekas atau preloved fashion items. “Ide Tinkerlust lahir dari masalah kami sendiri. Kami melihat problem apa yang dialami perempuan. Kami suka belanja, tapi giliran mau membuang barang yang sudah dipakai, tidak ada,” kenang Aliya Amitra, Co-Founder dan Chief Operating Officer Tinkerlust.

Meski brand awareness Tinkerlust terbilang baik, namun kisah mereka tak semulus yang diperkirakan. Tinkerlust yang berdiri pada Januari 2016, harus berhadapan dengan berbagai masalah dan tantangan. Bahkan, sang pendiri, Samira Shihab, yang menjabat sebagai Chief Executive Officer dan Aliya sempat putus harapan. Pertengkaran dan perselisihan pun tak terhindarkan.

Inilah suka duka Samira dan Aliya dalam membangun Tinkerlust

previous arrow
next arrow
Awalnya kami ingin membuat e-commerce yang menawarkan tas bermerek. Tapi kala itu, pemainnya sudah banyak dan terlalu niche. Akhirnya kami memilih e-commerce yang menawarkan produk preloved, yang idenya dari pengalaman kami sendiri, kaum perempuan yang suka berbelanja.
Slider

Related








To Top