Mshop-leaderboard-mobile
Consumer Goods

Digital Moms Zaman Now Pasar Menjanjikan Bagi Pemain E-Commerce

moms lazada
Kredit foto: Jaka Perdana - Marketeers

Pasar e-commerce selalu diidentikan dengan segmen anak muda. Karena memang merekalah segmen yang sudah terbiasa mengkonsumsi platform e-commerce dan berbelanja online lewat sentuhan jari di smartphone.

Namun kenyataannya segmen ibu-ibu, terutama yang sudah memiliki anak, sama-sama menjanjikan. “Pasarnya besar, karena untuk mereka ibu super sibuk yang memiliki anak namun berkarier kantoran, membeli barang secara online adalah cara paling simpel memenuhi kebutuhan. Makanya di Lazada para ibu atau moms ini pasar yang besar,” ujar Chief Marketing Officer Lazada Achmad Alkatiri di Jakarta pada Rabu (8/11) 2017.

Keseriusan Lazada ditunjukan lewat kolaborasi dengan Sarihusada, brand susu untuk anak-anak berbagai usia sebagai salah satu kanal distribusi online. Nantinya dalam kerja sama ini, produk-produk Sarihusada seperti Nutrilon, Bebelac, dan SGM bisa didapatkan di Lazada dengan harga dan promo spesial, terutama menyambut hari online revolution 11.11 pada 11 November 2017 mendatang.

Di hari itu akan ada banyak promo potongan harga produk-produk di atas, plus gimmick berupa hadiah-hadiah menarik bagi konsumen. Menurut pria yang akrab disapa Mad tersebut, potongan harga dan gimmick adalah satu faktor penarik perhatian moms untuk berbelanja di Lazada. Pasalnya diskon adalah hal menarik bagi pasar perempuan terutama produk susu yang harganya bisa di atas Rp100 ribuan.

Kolaborasi resmi juga bisa menghindari konsumen dari produk-produk palsu yang sering malang melintang di e-commerce terutama marketplace. Bagi Sarihusada, kolaborasi dengan Lazada juga kian memperbesar portofolio distribusi online.

“Ada istilah untuk ibu-ibu zaman now, yaitu digital moms. Mereka adalah para ibu yang sudah adaptif terhadap teknologi dan cenderung sibuk dengan karier, sehingga belanja online menjadi solusi. Dari data kami, sekitar 83% digital moms melakukan pencarian di internet setelah melihat iklan di TV. Jadi potensial sekali memasarkan susu di online termasuk Lazada,” ujar Director Sales Danone Early Life Nutrition Michael Toh.

Selain itu menurut Michael, seperti data yang dikutip dari Google, pembelanja online di Indonesia meningkat sekitar 17% dari 2015 ke 2016. Sekarang jumlah pembelanja online pada 2016 mencapai 8,7 juta.

Trafik dari Lazada sendiri juga cukup meyakinkan Sarihusada untuk berkolaborasi, di mana Mad mengklaim lalu lintas yang masuk ke Lazada bisa mencapai 40 juta sehari. Pada gelaran online revolution tahun lalu saja ada sekitar 650 ribu penjualan terjadi dalam satu jam pertama.

“Kami sekarang ingin menargetkan sekitar dua kalinya,” tutup Mad.

Most Popular








To Top