AMS 2018 Leaderboard
Finance

FWD Loop Sasar Segmen Pasar Gemuk Yang Belum Banyak Disentuh

Peluncuran FWD Loop di Jakarta

FWD Life terus menguatkan upayanya dalam mencapai misi mengubah cara pandang masyarakat akan asuransi. Hal ini dipicu dari data mengenai penetrasi asuransi yang masih lambat, yakni hanya 2,99% dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Konsumennya pun belum meluas, alias itu-itu saja yang melakukan konsumsi.

Melihat kondisi ini, FWD Life mengeluarkan inovasi terbarunya, FWD Loop. Sebagai perusahaan asuransi berbasis digital, FWD Loop dihadirkan dengan sentuhan teknologi yang memudahkan. FWD Loop sendiri adalah produk asuransi jiwa komprehensif dengan perlindungan lengkap dengan harga yang terjangkau.

“Sekitar 97% masyarakat melihat produk asuransi itu mahal. Dan mereka belium menjadikan asuransi sebagai 3 prioritas utama, meski melihat bahwa asuransi dibutuhkan. Sebab itu, banyak tenaga pemasar yang membidik konsumen kelas menengah atas sebagai target pasar mereka,” ujar Ade Bungsu, Chief of Product Proposition & Sharia PT FWD Life Indonesia saat meluncurkan FWD Loop di SCBD Jakarta, Senin (12/2/2018)

Direktur Utama FWD Life Choo Sin Fook pun mengatakan bahwa mereka ingin masuk ke pasar yang selama ini tidak banyak disentuh oleh para pemain, yakni pasar kelas menengah bawah. Untuk upaya ini, FWD Life memulai dengan segmen usia dini, yakni yang berumur 18-25 tahun.

FWD Loop pun hadir dengan nilai premi yang disesuaikan usia calon nasabahnya. Di sini, FWD Loop memiliki empat rentang usia nasabah. Untuk nasabah berusia 18-25 tahun, premi yang ditawarkan adalah Rp 250 ribu, Rp 500 ribu untuk nasabah berusia 26-40 tahun, Rp 750 ribu untuk nasabah berusia 41-45 tahun, dan Rp 1 juta per bulan untuk usia 46-55 tahun.

Dengan harga tersebut, FWD Loop menyediakan empat manfaat asuransi, yakni manfaat meninggal dunia senilai Rp 250 juta, manfaat meninggal dunia atau cacat tetap total karena kecelakaan senilai Rp 125 juta, manfaat penyakit kritis senilai Rp 125 juta, dan manfaat penggantian biaya rawat inap sampai kelas kamar Rp 500 ribu/hari.

“Karena nilai preminya cukup kecil, kami tidak terlalu memasang target besar untuk FWD Loop. Dalam setahun ini, paling tidak kami targetkan FWD Loop akan berkontribusi 10% dari total pendapatan kami. Lebih dari itu, kami ingin menggedor pasar asuransi jiwa Tanah Air yang selama ini segmennya masih tertutup,” tutup Choo Sin Fook.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X

Most Popular








To Top