Technology

Gaet Beauty Blogger, Langkah Awal JD.id Rangkul Komunitas

Gaet Beauty Blogger, Langkah Awal JD.id Rangkul Komunitas 53424137_l
Photo Credit: 123rf.com

JD.id percaya komunitas sebagai bagian penting dalam bisnisnya. Untuk itu, pihaknya akan terus merangkul berbagai komunitas. Salah satu langkah awal yang dilakukan JD.id untuk mendekati komunitas adalah merangkul belasan beauty blogger dan lifestyle blogger. Para blogger ini akan menyampaikan pesan ke followers mereka.

“Tak hanya itu, beauty blogger juga memiliki komunitas yang berbeda. Pasti ada di antara komunitas itu yang lebih tertarik ke produk kecantikan dibanding fesyen. Tapi, kami rangkul semua komunitas itu, karena kecantikan juga merupakan bagian dari fesyen dan gaya hidup,” kata Arief Nuary, Beauty Division Manager JD.id kepada Marketeers.

Ia menambahkan, JD.id mencari komunitas yang sesuai dengan kategori yang ada di platformnya. Selain menggunakan influencer dan mengerahkan tim Public Relations untuk masuk ke komunitas-komunitas, JD.id juga memanfaatkan Customer Relations Management (CRM) untuk mengolah database. Jadi, ketika ada acara yang berkaitan dengan kecantikan, pihaknya akan menyebarkan informasi secara spesifik ke daftar konsumen yang biasa membeli produk kecantikan di JD.id.

Tujuan JD.id merangkul komunitas untuk mengenalkan nilai yang diusung JD.id, yakni trust, servis, dan experience pada pelanggan. Selain itu, JD.id juga ingin menumbuhkan loyalitas. Tapi untuk mencapai ini, JD.id menyadari kalau brand awareness JD.id saja belum merata. Sebab itu, pihaknya ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, baik lewat aktivasi online maupun offline.

“Kami baru mendekati komunitas, meski belum banyak. Strategi yang akan kami jalankan adalah memberikan banyak penawaran dan informasi yang lebih personal ke komunitas,” kata Teddy Arifianto, Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID

Teddy menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan komunitas untuk diajak berkolaborasi. Pasalnya, belum berarti komunitas yang didekati JD.id akan langsung mau diajak berkolaborasi. Karenanya, engagement menjadi kunci.

“Kami yakin, fungsi komunitas adalah advokasi. Jadi, kami tidak ingin melakukan pendekatan yang hard selling,” imbuhnya.

Editor: Sigit Kurniawan

Most Popular








To Top