Finance

Gandeng Dukcapil, Perusahaan Pembiayaan Grup Astra Dapat Akses Data Penduduk

Perusahaan pembiayaan Grup Astra menjalin kerjasama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pada kerja sama ini, Grup Astra mendapat akses Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk (KTP-El) yang dimanfaatkan untuk menunjang layanan pembiayaan.

Manfaat kegiatan tersebut dirasakan oleh dua perusahaan yang melakukan kerjasama dengan Direktorat Dukcapil, yakni PT Federal International Finance (FIF) yang bergerak di bidang pembiayaan sepeda motor dan PT Astra Multi Finance (AMF)  yang bergerak di bidang pembiayaan perabot rumah tangga dan elektronik. Kedua perusahaan tersebut adalah anak perusahaan PT Astra International Tbk.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur PT FIF Sutjahja Nugroho, Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh Zudan Arif Fakrulloh selaku Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri.

Melihat rekam jejaknya, Kerjasama FIF dan Direktorat Dukcapil telah dimulai sejak 2017. Kemudian diperpanjang pada 16 Juli 2019. Sutjahja menuturkan bahwa kerjasama yang terjalin ini akan terus membawa dampak yang positif bagi FIF.

Hingga saat ini FIF memiliki 209 cabang di seluruh Indonesia dengan jumlah 4 juta pelanggan aktif dari Sabang sampai Merauke. FIF juga memiliki sekitar 625 jaringan di seluruh Indonesia, baik yang berbentuk kantor cabang maupun Point of Service (POS).

“Jaringan yang dimiliki FIF ini memiliki peran dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Dari sisi data kami selalu melakukan sinkronisasi data pelanggan baik melalui sistem maupun aplikasi yang ada,” ujar Sutjahja dalam siaran persnya.

Di sini, FIF menggunakan data terkait akses Dukcapil sebesar 350.000 inquiry per bulan. Data tersebut berguna untuk melakukan validasi data customer, validasi keaslian KTP dan juga meminimalisir KTP palsu. Hal ini tentunya sangat bermanfaat dan membantu kinerja baik FIF dalam memberikan layanan bagi masyarakat Indonesia.

Sementara itu PT Astra Multi Finance (AMF) baru saja melakukan penandatanganan kerjasama pertama dengan Direktorat Jenderal Dukcapil. Kerjasama ini sama dengan yang dilakukan oleh FIF yaitu pemanfaatan akses Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) yang dimanfaatkan untuk menunjang layanan pembiayaan.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X

Most Popular








To Top