Mshop-leaderboard-mobile
Technology

Gandeng JD.ID, Citilink Tawarkan Belanja Online saat Penerbangan

Gandeng JD.ID, Citilink Tawarkan Belanja Online saat Penerbangan jd-id-x-citilink

Maskapai penerbangan Citilink Indonesia berkolaborasi dengan JD.ID menawarkan pengalaman belanja online saat penerbangan. Inovasi yang menjadi kolaborasi pertama antara e-commerce dengan maskapai penerbangan ini rencananya akan memberikan layanan Pre-flight Shopping Service, Free JD.ID Shopping Voucher, Digital Lounge, hingga In-Flight Shopping. Kedua pihak optimistis, experience baru yang ditawarkan ini dapat menumbuhkan angka penjualan mereka.

Dinamika dalam industri airlines di indonesia sarat akan tuntutan inovasi. Setidaknya ini yang diungkapkan Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Jakarta, Kamis (31/07/2017). Ia mengatakan, industri airlines menuntut maskapai untuk berinovasi dari segi teknologi dan bisnis. Di tengah perdagangan online yang terus berkembang, Citilink mencoba menangkap peluang dengan menggandeng JD.ID sebagai partner dalam inovasi terbaru mereka.

“Data BPS tahun 2016 menunjukkan industri e-commerce bertumbuh sekitar 17% dengan total 26,2 juta usaha dalam 10 tahun belakangan, dan Indonesia diprediksi menjadi pasar e-commerce terbesar. Citilink sadar, kami perlu melakukan sesuatu yang out of the box untuk bertahan dalam kompetisi yang kian kompetitif di tengah bergeraknya ekonomi digital,” terang Juliandra.

Bukan bergerak mendirikan e-commerce, peluang yang ditangkap Citilink justru berbentuk kolaborasi dengan e-commerce asuhan JD.COM, JD.ID. Citilink memandang, menawarkan pengalaman berbelanja online dalam penerbangan dapat menjadi diferensiasi bagi Citilink sebagai maskapai penerbangan.

Dimulai sejak 31 Agustus 2017, kerjasama ini diawali dalam bentuk diskon spesial bagi para penumpang Citilink. Head of Marketing JD.ID Timothius Martin menjelaskan, penumpang Citilink yang melakukan pembelian secara resmi melalui website resmi Citilink Indonesia akan memperoleh voucher diskon JD.ID sebesar Rp 100.000 yang dapat digunakan tanpa minimum pembelian.

Ada benefit lain yang diklaim Timothius dapat menjadi nilai tambah. Misalnya, pelanggan dapat memilih di mana mereka ingin mengambil produk yang dibeli. Selain itu, pelanggan bisa memilih agar produknya diantar ke rumah, diberikan di kabin pesawat, atau diambil di booth Citilink. Timothius menambahkan, belum semua produk yang dibeli bisa diperoleh dalam kabin. Sejauh ini, produk yang bisa langsung diterima di kabin pesawat hanya meliputi produk fesyen, dan travel stuff.

Proses kolaborasi ini akan dibagi ke dalam tiga fase. Timothius menjelaskan, fase pertama terdiri dari pre-flight shopping berupa katalog JD.ID yang tersedia dalam homepage khusus di website JD.ID dan website Citilink Indonesia. Tidak hanya itu, fase pertama ini juga memberikan free JD.ID shopping voucher bagi customer yang melakukan pembelian tiket Citilink melalui website resmi Citilink.

Pada fase kedua, Juliandra menerangkan akan dibangun JD-Citilink Digital Lounge di bandara. “Digital lounge ini dilengkapi dengan wifi, tempat beristirahat sekaligus berbelanja online (lounge shopping) yang disertai dengan product demo station. Ada pula layanan in-flight shopping dengan berbagai penawaran menarik bagi customer kami,” kata Juliandra.

Pada fase ketiga, pelanggan dapat menukarkan JD Points dengan Supergreen Garudamiles, layanan tur dan servis dari JD.ID, dan penawaran menarik lain bagi pemegang JD.ID membership. Rencananya, pada fase ketiga juga akan dibuat sebuah platform JD x Citilink In-Flight yang memungkinkan penumpang Citilink untuk berbelanja selama penerbangan berlangsung. Dua perusahaan ini menargetkan pada Q1 2018 siap merealisasikan fase kedua.

Meski Citilink tergolong maskapai dengan low cost, Juliandra mengatakan keputusan memberikan layanan bak premium ini justru menjadi poin tambah bagi mereka. “Citilink memang low cost, namun kami berupaya memberikan kualitas premium. Ini alasan kami akhirnya menggandeng JD.ID, untuk menciptakan diferensiasi dengan maskapai low cost lain” terang Juliandra. Citilink berharap, kolaborasi ini dapat meningkatkan 10%-15% dari income yang mereka peroleh.

Sementara JD.ID mengatakan, kolaborasi ini mereka tujukan untuk memberikan experience terbaik bagi customer mereka. “Ketika customer memperoleh experience berbelanja yang mudah dan nyaman, JD.ID percaya ini akan berdampak signifikan pada peningkatan sales kami,” tutur Presidern Direktur JD.ID Zhang Li.

Editor: Sigit Kurniawan

Most Popular








To Top