Finance

Cara Garda Medika Dukung Survivor Kanker Payudara

Cara Garda Medika Dukung Survivor Kanker Payudara Seluruh-peserta-Roadshow-Garda-Medika-Octobreast-berfoto-bersama-usai-acara
Garda Medika Octobreast

Berbagai kegiatan sosial dan edukasi mengenai bahaya kanker payudara terus dilakukan dalam kampanye Garda Medika Octobreast. Setelah sebelumnya sukses mendukung Love Pink dalam acara tahunan Jakarta Goes Pink, Garda Medika, produk asuransi kesehatan dari Asuransi Astra, juga masih menjalankan kegiatan seminar dari rumah sakit ke rumah sakit rekanan di wilayah Jabodetabek yang berlangsung dari Oktober hingga November 2016.

Melanjutkan semangat Garda Medika Octobreast, kegiatan kampanye tidak hanya dilakukan di Jakarta dan sekitarnya saja, tapi juga meluas ke kota-kota lain seperti Makassar dan Medan. Kali ini, konsep kegiatan edukasi dilakukan dengan cara yang berbeda dan seru.

Kampanye pun dikemas dengan seminar mengenai bahaya kanker payudara dilakukan di dalam gedung bisokop lalu dilanjutkan dengan acara nonton bareng film Pinky Promise yang bercerita mengenai para survivor kanker payudara.

“Merawat payudara itu adalah keharusan, bukan hal yang tabu untuk didiskusikan. Lewat seminar dan nonton bareng ini, kita harap bisa mengedukasi masyarakat tanpa paksaan, karena kita semua suka nonton film, kan,” kata Sri Rochyani Andarwati, VP Health Business Asuransi Astra.

Di ketiga kota tersebut, Garda Medika mengundang ratusan orang, terutama perempuan, yang berasal dari berbagai komunitas gaya hidup dan otomotif, blogger, wartawan, dan juga para survivor kanker payudara dari Love Pink itu sendiri. Selain itu, para pemeran film Pinky Promise pun secara khusus ikut menghadiri acara nonton bareng tersebut.

Di dalam seminarnya, dr. Doddy Permadi dari Garda Medika berbagi mengenai ahaya, penyebab, tindakan pencegahan, hingga pengobatan jika terkena penyakit kanker payudara. Agar peserta seminar mendapatkan lebih banyak wawasan dan pemahaman mendalam, maka dihadirkan pula para survivor kanker payudara sebagai pembicara yang berbagi cerita dan pengalaman bertahan dari penyakit mematikan tersebut.

Editor: Sigit Kurniawan

 

 

Most Popular








To Top