Mshop-leaderboard-mobile
Consumer Goods

Konten Iklan Boleh Norak, Asal Viral

Ada beragam tema yang bisa dipilih oleh sebuah brand ketika memutuskan untuk menciptakan sebuah konten iklan. Sebuah tema yang unik dipilih oleh sebuah produsen es krim, Indoeskrim. Untuk mempromosikan varian terbaru dari produknya, Indoeskrim memilih konsep iklan bertemakan kolosal lengkap dengan properti layaknya era kerajaan nusantara.

Konsep ini senada dengan produk yang mereka luncurkan yakni varian rasa nusantara. Untuk produk tersebut Indoeskrim menghadirkan produk es krim dengan varian rasa yang amat khas nusantara. Mulai dari es kopyor, es nangka, hingga es kacang hijau.

Sebuah video iklan pun diluncurkan dan disebar melalui platform YouTube, hingga akhirnya video tersebut menjadi viral di dunia maya. Berkisahkan kan kerajaan nusantara dengan judul Kisah Legenda Nusantara, konten video yang disajikan mirip dengan drama-drama kolosal yang disajikan oleh stasiun televisi di Indonesia.

Kostum khas kerajaan masa lampau, prajurit kerajaan, aksi perkelahian, hingga burung elang yang berfungsi sebagai sarana transportasi sang raja. Tidak sampai di situ saja, agar terkesan mirip dengan drama kolosal lainnya, pengisian suara dalam iklan ini juga menggunakan teknik dubbing.

Tidak ada yang aneh sebenarnya, hingga akhirnya dalam video tersebut sang istri raja memanggil sang raja menggunakan smartphone. Bayangkan, bersetting kerajaan masa lampau, namun sudah ada smartphone. Tidak berhenti di situ, dalam iklan tersebut sang raja terbang menuju lokasi istrinya dengan menggunakan Google Maps, lengkap dengan suara navigasi, dari atas seekor burung elang. Sekali lagi, seekor burung elang.

Tak ayal video ini menjadi viral di dunia maya. Bahkan video iklan ini masuk ke dalam halaman situs hiburan 9gag.

Komentar netizen terkait video ini pun beragam. Ada yang mengkritik, ada yang mendukung, ada yang menangkap pesan ini sebagai sebuah video satir. Sosok di balik video ini adalah sutradara ternamaan, Dimas Djayadiningrat.

Dikutip dari CNN Indonesia, Dimas Djay menilai bahwa sinetron drama kolosal sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Meski tetap ada yang menilai sinetron drama kolosal dengan spesial efek seadanya ini sesuatu yang ‘ndeso’.

“Kita tahu bahwa kita punya budaya seperti ini, budaya ngaco sebenarnya. Tapi, saat dicampuradukkan sedikit, dengan kehidupan sehari-hari yang dilakukan masyarakat saat ini, lengkap dengan, kostum, editing dan sebagainya, ternyata fun, kan?” kata Dimas dikutip dari CNN Indonesia.

Di balik video yang viral ini ada beberapa pelajaran marketing yang bisa diambil. Salah satunya adalah keberanian brand untuk menciptakan konten yang masih tergolong unik. Faktanya meskipun kontennya terbilang ‘aneh’ namun video ini menjadi viral. Bayangkan, berapa nilai eksposur yang diraih oleh brand. Hal ini menjadi semacam ajang promosi gratis.

Selain itu, konten berbau komedi akan selalu diminati oleh masyarakat. Belum lagi perpaduan antara legenda nusantara dengan teknologi modern. Tentunya hal ini menjadi nilai tersendiri.

Satu nilai yang bisa dipetik adalah tidak apa menciptakan suatu konten yang norak, asalkan konten itu jaminan menjadi viral.

Editor: Sigit Kurniawan

Most Popular








To Top