Communication

Indosat Ooredoo Janjikan Sisa Kuota Internet Bisa Ditabung

Indosat ooredoo
Kredit foto: Jaka Perdana - Marketeers

Semenjak rebranding menjadi Indosat Ooredoo sejak sekitar setahun lalu, perusahaan operator telekomunikasi tersebut mulai rajin berkampanye ria menawarkan produk dan layanan-layanan terbaru. Paling gress adalah kampanye dengan gimmick Freedom 4.0.

Indosat Ooredoo menawarkan layanan terbaru internet di mana pelanggan bisa menyimpan alias menabung sisa kuota internet bulanan tidak terpakai di bulan berikutnya. Tawaran akumulasi ini berlaku untuk satu tahun yang artinya jika dalam dua belas bulan ke depan konsumen bisa menabung kuota internet semakin besar.

“Kalau kampanye Freedom 1.0 itu simpel, wajar, dan transparan, Freedom 2.0 kami fokuskan di kuota. Sementara Freedom 3.0 kami berikan layanan streaming untuk pelanggan. Nah, di Freedom 4.0 kuota internet bulanan tersisa bisa dipakai untuk bulan berikutnya karena selama ini kan hangus. Kami pionir untuk langkah seperti ini,” klaim CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli di Jakarta pada Kamis (2/2) 2017.

Fitur tersebut disebut dengan Data Rollover. Di paket internet bulanan sisa kuota internet bisa digunakan di bulan berikutnya secara otomatis. Tinggal jangan lupa untuk menyediakan pulsa cukup untuk perpanjangan paket data yang sudah aktif sebelumnya. Atau juga mengaktifkan paket internet bulanan setara atau lebih tinggi lagi. Sisa kuota tersebut berlaku untuk kuota utama di luar kuota bonus dan lain-lain.

Menurut Alexander, keputusan untuk menghadirkan Data Rollover dibuat berdasarkan keluhan konsumen. Mereka telah membayar namun ketika masanya habis tidak bisa dipakai lagi. “Kami ingin sedikit aturan, banyak internetan. Orang Indonesia ada yang tidak tahu internet padahal mereka menggunakannya sehari-hari. Jadi kami fokus di layanan serba internet termasuk layanan pada kuota,” sambung Alexander.

Maksimalkan Pelanggan Normal Indosat

Kehadiran layanan Data Rollover merupakan salah satu program loyalti untuk pelanggan setia Indosat Ooredoo. Menurut Alexander, kualitas dari konsumen juga menjadi prioritas. Pasalnya tidak semua pengguna adalah pelanggan setia. Ada juga ternyata konsumen yang menggunakan layanan paket data hanya sekali-sekali saja.

Jadi kualitas yang dimaksud oleh Alexander di sini adalah konsumen yang benar-benar menggunakan layanan secara kontinu. “Sekarang pelanggan yang tidak setia ada sekitar satu juta. Nah, sekarang bagaimana caranya memaksimalkan pelanggan yang rutin menggunakan layanan kami yang sekitar 80 juta. Jadi fokus layanan diprioritaskan untuk yang jumlahnya masif ini,” sambungnya.

Data Rollover diharapkan juga mampu menarik konsumen untuk meningkatkan kapasitas paket data internet mereka menjadi jauh lebih besar setiap bulan. Selama ini banyak pelanggan dianggap ragu untuk meningkatkan kapasitas data yang notabene dibanderol lebih mahal karena data sisa ketika mengonsumsi paket besar tidak disimpan.

Sekarang dengan layanan baru tersebut konsumen didorong mau untuk mencoba paket lebih besar. Makanya untuk layanan Data Rollover tidak berlaku untuk konsumen yang turun ke paket data lebih kecil. Minimal paket data sama atau lebih besar.

Alexander mengklaim bahwa kampanye-kampanye bertajuk Freedom sudah menghasilkan penambahan jumlah pelanggan. Walau belum mau menyebut angka, ia melihat ada peningkatan organik cukup signifikan di segmen konsumen masif Indosat Ooredoo.

Ditanya soal operator lain yang sebenarnya sudah pernah menghadirkan layanan sejenis, Alexander mengatakan bahwa Indosat Ooredoo berkomitmen untuk menjadikan Data Rollover sebagai produk reguler. Artinya tidak hanya hanya gimmick marketing dan ada masanya, tapi memang sebagai bagian dari produk dan layanan. “Jadi Data Rollover sifatnya tidak hanya sementara,” tutup Alexander.

Most Popular








To Top