Mshop-leaderboard-mobile
Technology

Jaminkan Diri, Zaky Yakin BukaEmas Bisa Bersinar

BukaEmas
Peluncuran BukaEmas

Bukalapak kembali melakukan langkah strategis untuk mengembangkan bisnisnya. Setelah menggandeng TIKI untuk mengoptimalisasi jasa layanan pengiriman barang para pelapak di seluruh Indonesia, kini membuka layanan jual beli emas melalui BukaEmas. Sang Founder & CEO Bukalapak Achmad Zaky pun menjadikan dirinya sebagai jaminan bahwa produknya ini bukanlah produk bodong. Produk ini pun merupakan langkah strategis Bukalapak dalam melihat peluang dari kegiatan berinvestasi di Indonesia yang masih terbuka luas.

“Ide ini saya dapat dari hasil studi di Amerika Serikat, Jepang, dan China. Kebanyakan orang di sana memutarkan uangnya dengan berinvestasi. Uangnya tidak hanya ditaro di satu tempat. Portofolio mereka pun cukup beragam dan paham akan produk investasi,” jelas Zaky.

Hal ini yang masih kurang tren di Indonesia, bahkan cenderung rendah penetrasinya. Menurutnya, Di Indonesia masih belum banyak yang paham kalau ditaruh di bank itu bukan investasi dan uang mereka sebenarnya terus menyusut. Apalagi di daerah – daerah di luar kota besar.

“Saya tidak yakin di area pedalaman seperti daerah asal saya Sragen, Papua, atau Pare-Pare ada perusahaan investasi. Ini peluang buat kami yang bisa menyentuh mereka,” lanjut Zaky.

Zaky pun menyebutkan respons konsumen akan produk ini sangat baik. Sejak beberapa bulan lalu ada di Bukalapak, BukaEmas telah mengantongi nasabah sebanyak 110 ribu nasabah meski produk ini sarat akan keamanan karena berbicara soal uang. Zaky pun tidak menemukan permasalahan soal keamanan dari sistemnya. Zaky menjamin sistem keamanan Bukalapak telah terjaga. Tapi, Zaky lebih khawatir soal pemahanan dari konsumen itu sendiri.

Dalam memberikan layanan, BukaEmas selalu melakukan pemutakhiran harga emas secara real time. Transaksinya pun mudah karena cukup menggunakan saldo BukaDompet. Emas pengguna akan disimpan di penyimpanan emas milik IndoGold. Jika pengguna ingin menarik emas yang telah dibeli, maka pengguna cukup membayar biaya sertifikat dan ongkos kirimnya.

“Kami tidak sembarangan memilih partner. Mereka semua memiliki izin usaha dan sudah cukup dikenal. Jaminannya adalah diri saya. Jika investasi ini bodong, saya bisa dipenjara. Sejauh ini, pasar Jakarta dan Jawa adalah pasar terbesar BukaEmas, Sumatera dan pulau lainnya adalah tujuan selanjutnya,” tutup Zaky.

Editor: Sigit Kurniawan

Most Popular








To Top