Opinion

Ini Dia Kampanye Digital Marketing Imlek yang Inovatif

kampanye marketing imlek
123rf.com

Hari raya Imlek merupakan momentum penting bagi masyarakat Tionghoa. Layaknya Lebaran dan Natal, momentum Imlek juga menjadi ajang berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Tak ketinggalan, banyak merek yang memanfaatkan Imlek sebagai sarana kampanye digital marketing produk dan layanannya.

Berikut adalah beberapa merek yang dinilai memanfaatkan momentuk Imlek untuk mempromosikan layanannya secara inovatif menurut Catalyst.

Burberry


Produsen fesyen ini berkolaborasi dengan platform chat messaging asal Tiongkok, WeChat. Pengguna WeChat bisa menggoyangkan ponselnya untuk membuka bungkus kado digital dan mengirimkannya ke sesama rekannya melalui platform WeChat.

Kampanye ini cukup sukses karena Burberry menggandeng platform chat terbesar di Tiongkok. Ide membawa angpao digital sangat kena dengan Imlek yang memang tidak lepas dari angpao.

Uber


Selain angpao, Imlek identik dengan barongsai. Uber memanfaatkan momentum ini dengan memberikan layanan barongsai kepada penumpangnya. Singkatnya Uber mengantarkan barongsai untuk tampil di hadapan Anda. Layanan ini berlaku di wilayah Singapura.

Banyak pelanggan korporat Uber yang memesan layanan tersebut dengan harapan akan memberikan kemakmuran di tahun yang akan datang. Ide dari Uber ini amat cerdas. Selain meningkatkan promosi dan branding akan Uber, layanan ini juga mengangkat budaya yang kental dengan hadirnya layanan barongsai.

McDonald’s


Angpao dan barongsai sebenarnya adalah atribut dan pelengkap dari perayaan Imlek. Sejatinya inti dari Imlek adalah berkumpul dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga dan rekan-rekan terdekat. Sebab itu, layaknya orang Indonesia ketika Lebaran, orang Tiongkok pun melakukan ritual mudik.

McDonald’s membuat sebuah video pendek yang menggambarkan bagaimana Imlek adalah tentang berkumpul bersama keluarga. Cuaca bersalju, antrean yang padat, dan jalan yang berliku tidak akan menghentikan antusias masyarakat merayakan Imlek.

Setiap momentum hari raya keagamaan dan budaya merupakan peluang yang besar untuk merek hadir dan menjadi lebih dekat dengan konsumennya. Tapi, diperlukan pemahaman tentang hari raya tersebut, bagaiman konsumen merayakannya, dan kenapa perayaan tersebut penting bagi konsumen. Padukan kreativitas bersama budaya lokal, maka merek Anda akan semakin dicintai oleh konsumen.

Editor: Sigit Kurniawan

 

Most Popular








To Top