Government & Public Services

Kemenperin Jemput Investasi via Kebijakan Insentif

Photo Credits: 123rf

Berupaya menarik lebih banyak investasi di berbagai industri, terlebih manufaktur, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menerapkan berbagai strategi. Pemberian insentif menajdi salah satu cara yang digunakan kemenperin. Hal ini dinilai membawa win-win solution bagi seluruh pihak.

Kemenperin menjemput investasi melalui pemberian insentif fiskal berupa tax allowance dan tax holiday.

“Namun, berbagai upaya peningkatan daya saing industri tersebut tak lepas dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) industri,” ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Cikarang, Rabu (24/04/2019).

Guna meningkatkan kualitas SDM, pemerintah dikatakan Airlangga tengah menyiapkan insentif bagi perusahaan  industri yang berperan aktif dalam pengembangan pendidikan vokasi.

“Sebagai daya tarik bagi industri, kami memberikan insentif berupa super deductible tax, yaitu pengurangan penghasilan bruto sebesar 200% dari biaya yang dikeluarkan perusahaan yang aktif mendukung pengembangan pendidikan vokasi,” jelas Airlangga.

Selain insentif fiskal, Kemenperin juga menyediakan insentif nonfiskal berupa penyediaan tenaga kerja kompeten melalui Diklat sistem 3 in 1 dan Program Diploma I Industri, bagi perusahaan yang terlibat dalam program pendidikan vokasi industri ini.

Airlangga mengatakan, mereka tengah mengupayakan kebijakan insentif super deductible tax bisa terbit di semester pertama tahun ini.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X

Most Popular








To Top