Lifestyle & Entertainment

Kenali Cara Konsumen Pilih Destinasi Belanja Harbolnas 2017

Photo Credits: Pinterest, ShopBack, Zalora.

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) kembali digelar. Diadakan sejak 12-15 Desember 2017, para pemain e-commerce dan konsumen pun telah bersiap. Namun, berbagai promo yang membombardir justru dapat membuat konsumen kebingungan dalam menentukan destinasi belanja mereka. Karakteristik konsumen dalam berbelanja saat Harbolnas perlu dipahami pemain untuk bisa menarik sebanyak mungkin konsumen. Lalu, apa saja yang diperhatikan konsumen saat berbelanja di Harbolnas?

Ada beberapa indikator yang menentukan konsumen dalam memilih destinasi belanja mereka. Survei yang dilakukan ShopBack terhadap 1.260 konsumen Indonesia menunjukkan, kupon potongan harga yang diberikan menjadi poin paling menarik bagi konsumen.

Sumber: Survei ShopBack 2017

Dari survei ini terlihat sebanyak 37% responden memilih berbelanja saat Harbolnas lantaran kupon potongan harga e-commerce. Sementara 36% lain tertarik lantaran harga spesial yang ditawarkan, dan 25% mengaku tertarik karena promo menarik.

Country General Manager ShopBack Indonesia Indra Yonathan di Jakarta, Senin (11/12/2017) mengatakan, kepercayaan konsumen terhadap beragam promo dan diskon dari pelaku e-commerce pun diprediksi meningkat pada Harbolnas 2017.

Senada dengan Indra, CEO Zalora Indonesia Anthony Fung  memprediksi antusiasme konsumen di Harbolnas 2017 akan meningkat dibandingkan 2016.

“Hal ini seiring dengan peningkatan angka penetrasi pengguna internet di Indonesia, termasuk peningkatan jumlah konsumen yang berbelanja secara online. Saat Harbolnas pertama kali dimulai pada tahun 2012, e-commerce di Indonesia belum terlalu dikenal. Namun, kami mendapat keuntungan yang melimpah. Di Harbolnas 2016, Zalora memperoleh 350% pertumbuhan revenue dalam dua jam saja. Untuk itu, Zalora optimistis tahun ini akan jauh meningkat dari sebelumnya,” ungkap Anthony.

Kategori Paling Dicari Saat Harbolnas

Kesuksesan e-commerce diyakini Anthony tidak sekadar terletak pada harga yang kompetitif, melainkan portofolio produk yang tersedia. Saat Harbolnas berlangsung, konsumen akan mencari berbagai produk yang mereka inginkan, dan e-commerce harus bisa menyediakan produk ini agar tak kehilangan peluang. Terlebih, kategori produk yang paling dicari konsumen harus diperkaya oleh para pemain selama Harbolnas berlangsung.

Sumber: Survei ShopBack 2017

ShopBack berdasarkan survei yang mereka lakukan melansir, kategori produk gadget dan aksesori menjadi produk yang paling dicari saat Harbolnas. Sebanyak 56.6% responden mengaku berburu gadget dan aksesori saat Harbolnas berlangsung.

Sementara, posisi kedua ditempati oleh kategori fesyen (53.4%), diikuti oleh keperluan rumah tangga (50.1%) yang mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Produk kecantikan masih diminati dengan persentase 29.3%, diikuti dengan tiket (16.2%). Tren baru tahun ini terlihat pada perilaku konsumen yang tertarik untuk membeli pulsa (31.9%), dan membayar berbagai tagihan (16.4%) saat Harbolnas berlangsung nanti.

Untuk kategori fesyen, pemain fashion online Zalora memprediksi tahun ini kategori sports akan menjadi primadona bagi konsumen Harbolnas. Tidak hanya itu, produk fesyen dari Korea, dan pakaian muslim pun diprediksi Anthony akan diincar konsumen Harbolnas tahun ini.

“Kategori sports di Zalora tumbuh triple digit tahun ini. Untuk itu, kami menambah deretan brand seperti IVY Park dan Patagonia untuk bergabung sebelum Harbolnas 2017 dimulai. Zalora juga melihat ada ketertarikan konsumen Indonesia terhadap tren fesyen Korea dan pakaian muslim. Untuk itu, deretan portofolio produk ini pun turut kami tambah,” terang Anthony.

Konsumen dan Waktu Potensial

Dari laporan penjualan Zalora terkait Harbolnas 2016, kaum hawa menjadi konsumen yang lebih potensial dibandingkan kaum adam. Sebesar 73% konsumen Zalora pada Harbolnas 2016 adalah perempuan dan 27%-nya laki-laki. Dari segi usia, konsumen terbesar berada di usia 21-35 tahun. Dari survei ShopBack, kalangan profesional dikatakan Indra menjadi konsumen terbesar (56.9%). “Uniknya, mereka mengaku tidak terganggu dengan kegiatan belanja saat Harbolnas nanti,” kata Indra.

Fakta menarik ditemukan ShopBack terkait survei prediksi Harbolnas 2017. Indra menjelaskan, tahun ini konsumen akan lebih banyak berbelanja melalui smartphone (67.4%). Senada dengan Indra, Zalora pun mengatakan hal yang sama. Pasalnya, pada Harbolnas 2016, Anthony mengatakan lebih dari 80% konsumen Zalora berbelanja melalui smartphone.

Perihal waktu berbelanja, mayoritas responden ShopBack mengaku menyukai berbelanja saat berada di rumah (58%) diantara pukul 09.00-12.00 (25.8%), dan 12.00-15.00 (17.1%). Para responden juga mengungkapkan, mereka tidak hanya akan berbelanja pada satu e-commerce tertentu. Sebanyak 33.7% responden mengaku akan berbelanja di dua e-commerce berbeda. Sementara 31.9% akan berbelanja di tiga e-commerce selama Harbolnas 2017.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X

Most Popular








To Top