Mshop-leaderboard-mobile
Lifestyle & Entertainment

Bukti Lampu LED Mampu Kurangi Konsumsi Energi

mengurangi konsumsi energi

Produsen bohlam dan tata pencahayaan, Philips Lighting, mengklaim bahwa mengganti bohlam lampu biasa dengan bohlam LED mampu mengurangi konsumsi energi dan tagihan listrik. Hal ini dibuktikan oleh Phillips Lighting dengan menerapkannya pada dua lokasi pusat perbelanjaan, Pluit Village Mall dan Lippo Mall Puri.

Di Pluit Village Mall, Phillips Lighting mengganti sekitar 12.000 bohlam dan lampu LED untuk keseluruhan area mal yang berukuran 90.000m2 dan mal tersebut berhasil menghemat konsumsi energi hingga 57%. Sedangkan di Lippo Mall Puri, PLI mengganti lebih dari 10.000 lampu tabung LED di area parkir, yang membantu mengurangi konsumsi energi hingga 64%. Walaupun terbukti lebih hemat, namun tingkat pencahayaan di dua mal tersebut tidak lantas berkurang.

“Bagi kami selaku pengelola mal, listrik merupakan salah satu pos biaya terbesar dari operasional mal. Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Philips Lighting yang memampukan kami dalam mengurangi konsumsi listrik. Solusi Philips Lighting menciptakan pengalaman di mal yang sempurna baik di dalam maupun di luar ruangan, menjadikan mal ini lebih nyaman bagi para pengunjung untuk berbelanja dan menghabiskan waktu, ” ujar Anderson Chong, Direktur Pluit Village Mall.

Selama tiga tahun terakhir, Philips Lighting Indonesia juga telah bekerjasama dengan Lippo Grup untuk proyek penggantian lampu LED di sejumlah properti paling terkemuka milik Lippo Grup yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Matahari Department Store dan Rumah Sakit Siloam.

Menurut Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia, ia memahami bahwa visibilitas gedung dan efisiensi penggunaan energi merupakan aspek penting bagi para pebisnis ritel.

“Sebagai pemimpin global di bidang pencahayaan LED, kami bangga dapat memperluas kerja sama dengan Lippo Grup dalam menyediakan pengalaman berbelanja yang lebih baik tanpa berkompromi terhadap konsumsienergi,” pungkasnya.

Editor: Sigit Kurniawan

 

Most Popular








To Top