Government & Public Services

Lemdiklat: Merekrut Polisi Juga Butuh Ilmu Marketing

Sosialisasi oleh Lemdiklat Polri

Dunia pemasaran kian dekat dengan berbagai aktivitas sebuah organisasi. Hal ini tidak luput dari aktivitas rekrutmen atau pencarian anggota polisi baru di Tanah Air yang dilakukan oleh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

Lemdiklat melihat bahwa setiap tahunnya kebutuhan anggota baru kepolisian di setiap bagiannya itu ada. Karena ada anggota yang pensiun dan lembaga butuh regenerasi. Meski minat masyarakat untuk menjadi polisi juga besar, sosialisasi tetap masih harus dilakukan.

“Dalam merekrut kami kerap melakukan berbagai aktivitas komunikasi. Salah satunya melalui sebuah pameran Indonesia International Education dan Training Expo (IIETE). Tujuannya agar masyarakat semakin mengenal lembaga ini dan tahu bahwa setiap perekrutan anggota polisi itu gratis,” ujar Kombes Mujiyono, Ketua Penyelenggara Pameran Lemdiklat beberapa waktu lalu di JCC, Senayan, Jakarta.

Selain pameran, kanal komunikasi seperti media promosi luar ruang, media sosial, dan online rekrutmen juga diterapkan oleh lembaga ini. Pada pameran tersebut, juga diperkenalkan aplikasi Layanan dan Bantuan Polisi yang diberi nama PolisiKu.

Aplikasi ini memiliki 2 fitur utama yaitu mencari pos polisi terdekat dari posisi pengguna, jam pelayanan pos, syarat dan ketentuan pelayanan, serta nomor telepon pos dan langsung bisa menelepon dengan cara menekan tombol pada aplikasi tersebut.

Kategori bantuan dalam aplikasi tersebut di antaranya adalah bantuan keadaan darurat, Pelayanan SIM, BPKB, STNK dan SKCK, laporan kehilangan, laporan penyalahgunaan narkoba/miras, serta dua layanan lainnya yang tidak dibawahi Polri yaitu Unit Gawat Darurat dan Pemadam Kebakaran.

Editor: Jaka Perdana

Most Popular








To Top