Resource & Energy

Lotte Chemical Tanam Investasi Rp 53 Triliun

Investasi baru datang dari PT Lotte Chemical Indonesia yang menggelontorkan Rp 53 triliun untuk membangun komplek petrokimia di Cilegon. Lotte Chemical Indonesia memproyeksi investasi ini dapat menyerap hingga 1.500 tenaga kerja langsung dan 4.000 tenaga kerja tidak langsung selama periode tahun 2019-2023.

Pabrik seluas 100 hektare ini memiliki total kapasitas produksi naphta cracker sebanyak dua juta ton per tahun. Bahan baku ini kemudian diolah untuk menghasilkan satu juta ton ethylene, 520 ribu ton propylene, 400 ribu ton polypropylene dan produk turunan lainnya yang  juga bernilai tambah tinggi.

“Investasi ini akan menjadi sejarah dalam upaya menumbuhkan industri petrokomia yang berdaya saing global. Semoga proyek kami yang terintegrasi ini bisa menjadi percontohan. Apalagi dengan adanya industri kilang olefin,” ungkap Chairman Lotte Group Shin Dong Bin di Cilegon, Jumat (07/12/2018).

Di sisi lain, pemerintah Indonesia memang tengah gencar mempercepat pembangunan komplek petrokimia. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan hal ini guna mendukung pengurangan impor produk petrokimia minimal 50%.

“Kami berharap agar proyek ini lebih mengutamakan penggunaan komponen lokal. Termasuk tenaga kerja yang akan dilibatkan dalam proyek ini, harus lebih diutamakan dari dalam negeri,” ungkap Airlangga.

Dong Bin menambahkan, produk Lotte Chemical Indonesia nantinya akan digunakan untuk memenuhi permintaan domestik maupun global. “Dengan kemampuan kami memenuhi kebutuhan dalam negeri maka hal ini dapat mengurangi impor senilai Rp 15 triliun,” ungkap Dong Bin.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X

Most Popular








To Top