jet-express-leaderboard-mobile
Consumer Goods

Bagaimana Membangun Bisnis Kopi yang Tepat?

Bisnis Kopi Ralali

Peluang bisnis kopi saat ini terbuka lebar bagi mereka yang mau menekuninya. Tidak hanya karena kedai kopi sedang digandrungi masyarakat, tetapi juga potensi bisnis kopi sebagai usaha dengan keuntungan yang menjanjikan. Tak heran, jika banyak pecinta kopi yang beralih dari penikmat menjadi pengusaha karena melihat prospek yang cerah dari bisnis kedai kopi.

Dibutuhkan kiat-kiat tertentu dalam memulai bisnis kedai kopi. Pada Sabtu (27/1/2018), Ralali.com  gandeng Simetri Coffee Roasters adakan workshop “A to Z about Opening a Coffee Shop” yang digelar di Simetri Coffee Roasters, Puri Kembangan, Jakarta.

Pada workshop tersebut, hadir sebagai pembicara adalah Ranu Prasetyo, Marcomm Manager Ralali.com, Andrey Rahardja, Head Barista Simetri Coffee Roasters, dan Bryan Pringgoadimulyo, Key Account Toffin Indonesia. Ketiganya memberikan tips and tricks yang berbeda, dimulai dari membangun kedai kopi kekinian hingga teknik manual brewing yang saat ini sedang populer di kalangan penikmat kopi. Puluhan peserta yang datang dari berbagai latar belakang sangat antusias mengikuti workshop yang dikemas dalam praktik dan bincang-bincang santai.

Bagaimana Membangun Bisnis Kopi yang Tepat? IMG_0327-1024x682

Bryan Pringgoadimulyo, yang telah bertahun-tahun bergelut dalam bisnis Food and Beverages (F&B) mengatakan bahwa membuka bisnis kedai kopi membutuhkan strategi yang SSG alias Susah-Susah-Gampang. Berbagai hal perlu diperhatikan mulai dari lokasi, konsep, bahan baku, hingga pembukuan.

“Kunci kesuksesan sebuah kedai kopi tidak hanya bergantung pada lokasi yang strategis dan konsep yang menarik, tetapi juga bagaimana kita memberdayakan skill dari employee, dalam hal ini adalah para barista,” Bryan menambahkan.

Bryan juga mengatakan bahwa mengelola bisnis kedai kopi memang terlihat tricky, tapi setelah dijalani akan terasa menyenangkan, terutama bagi mereka yang memang memiliki passion.

Tak hanya kiat-kiat membuka kedai kopi, pada workshop ini peserta yang hadir juga belajar teknik manual brewing langsung dari ahlinya, yakni Andrey Rahardja, yang kenikmatan racikan kopinya tak perlu diragukan lagi. Manual brewing sendiri merupakan teknik penyeduhan kopi secara manual oleh barista, sehingga rasa yang muncul dalam segelas kopi bergantung pada tangan si barista.

Dalam hal ini, Andrey berhasil meyakinkan para pecinta kopi bahwa semua biji kopi memiliki cita rasa yang berbeda-beda dan akan memberikan pengalaman mencicipi yang berbeda pula bagi penikmatnya.

Dari pengalaman-pengalaman menikmati secangkir kopi inilah biasanya orang tertarik untuk memulai bisnis kedai kopi. Ralali.com melihat hal ini sebagai peluang untuk meningkatkan jumlah pebisnis di Indonesia terutama pada kategori HoReCa (Hotel, Restaurants, and Cafe).

Bagaimana Membangun Bisnis Kopi yang Tepat? IMG_0314-1024x682

“Mereka yang ingin memulai bisnis biasanya masih bingung di mana mencari alat dan bahan yang sesuai untuk kedai kopinya. Dengan adanya online marketplace yang bergerak di segmen B2B seperti Ralali.com, mencari kebutuhan kedai kopi saat ini semakin mudah . Tinggal klik dan barang bisa sampai di kedai kita tanpa menghabiskan waktu dan tenaga,” jelas Ranu Prasetyo yang pengalamannya di bisnis digital tak diragukan lagi.

Ranu juga menambahkan bahwa workshop-workshop seperti ini akan terus digelar secara berkala untuk melahirkan pengusaha-pengusaha kedai kopi baru. Ralali.com akan bersinergi dengan kedai kopi yang telah mumpuni dan para ahli di bidangnya untuk berbagi ilmu dan kiat-kiat berbisnis kopi. Tak hanya mereka yang bergerak di bisnis kopi, Ralali.com terus berkomitmen untuk mengedukasi pebisnis di kategori lain seperti otomotif dan bahan bangunan.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X

Most Popular








To Top