AMS 2018 Leaderboard
Lifestyle & Entertainment

Peran Perempuan Dalam Manajemen Industri e-Commerce Masih Rendah

Persoalan kurangnya partisipasi perempuan masih dapat ditemui terutama pada jajaran manajemen perusahaan, khususnya di kalangan pelaku startup. Berdasarkan data representasi pegawai di industri e-commerce yang dihimpun oleh iPrice Group, hanya 21% perempuan menduduki posisi presiden direktur atau jenjang tertinggi dalam manajemen perusahaan.

Di jenjang direktur pun, porsi perempuan belum masuk dengan persentase yang sama yakni 21%. Di jenjang kepala divisi, partisipasi perempuan terlihat sedikit membaik dengan jumlah persentase 36%. Namun, angka ini belum mendekati perbandingan setara antara kedua belah gender dalam jajaran manajemen perusahaan.

Rendahnya partisipasi perempuan di level manajemen industri e-commerce juga ditemukan di negeri tetangga. Filipina menjadi negara di Asia Tenggara yang memiliki partisipasi perempuan tertinggi yakni 55%, diikuti oleh Malaysia (42%), Thailand (40%), Vietnam (37%), Singapura (34%), dan Indonesia (31%).

Kesetaraan kedudukan perempuan dan laki-laki di Indonesia memang masih menjadi tantangan. Berdasarkan indeks World Economics Forum, Indonesia berada di posisi ke-10 dalam Indeks Kesenjangan Gender.

“Artinya Indonesia masih tertinggal dibanding negara berkembang lain seperti Filipina, Vietnam, dan Thailand dalam kesetaraan gender. Rapor merah ini disebabkan oleh kecilnya partisipasi perempuan di lapangan kerja untuk posisi senior dan manajerial,” ujar Indah Mustikasari, Senior Content Marketeer iPrice Group.

Padahal studi dari Peterson Institute di tahun 2016 melakukan riset dari 21.980 perusahaan di 91 negara menunjukkan banyaknya kepemimpinan perempuan di manajemen perusahaan menghasilkan kenaikan profit tahunan 2,7% lebih tinggi dibanding mereka yang tidak.

Dengan perbandingan gender yang seimbang di jajaran manajemen atas dan board members, partisipasi perempuan dapat memberikan keberagaman ide dan pandangan dalam bisnis. Studi Peterson Institute menyarankan minimalnya terdapat tiga perempuan yang berpartisipasi dalam manajemen untuk mengoptimalkan potensi bisnis secara signifikan.

“Konsumen belanja online yang didominasi perempuan pun menjadi urgensi pelaku bisnis e-commerce untuk menyediakan ruang perempuan di jajaran manajemen. Ide-ide dan aspirasi perempuan akan menjadi lebih berharga karena dinilai lebih memahami konsumen perempuan dari berbagai lapisan lebih baik,” tutup Indah.

Editor: Sigit Kurniawan

 

MARKETEERS X

Most Popular








To Top