Grapeshot Leaderboard
Finance

Percepat Proses, PermataBank Hadirkan Layanan Pemindai Suara

PermataBank memperkenalkan layanan inovatif Voice ID yang mengadopsi teknologi pemindai suara Voice Biometrics yang pertama di Indonesia. Voice Biometrics sendiri merupakan teknologi baru yang menggunakan pola suara untuk menghasilkan identifikasi bagi setiap individu dengan menggunakan lebih dari 50 faktor suara fisik dan perilaku. Karakteristik perilaku meliputi pengucapan, penekanan, kecepatan bicara dan aksen. Sedangkan karakteristik fisik mencakup sifat fisik khas saluran vokal dan saluran hidung.

Solusi otentikasi berbasis suara ini dilakukan saat nasabah melakukan panggilan telepon melalui PermataTel (Contact Center PermataBank). Sistem akan memvalidasi suara dalam hitungan 10 detik. Dengan demikian, proses verifikasi yang sebelumnya memakan waktu 2 menit kini terpangkas hanya 45 detik tanpa nasabah perlu menjawab begitu banyak pertanyaan yang merepotkan. Layanan Voice ID ini melengkapi rangkaian layanan berbasis teknologi yang dimiliki oleh PermataBank, yaitu Finger ID dan Facial ID. Ketiga layanan ini diharapkan bisa mempermudah nasabah dalam berinteraksi dengan PermataBank.

Abdy Salimin, Direktur Teknologi dan Operasi PermataBank mengatakan PermataBank berkomitmen terus mengembangkan layanan berbasis teknologi digital untuk memberikan consumer experience terbaik di Indonesia dan pengelolaan risk management yang lebih baik.

“Inovasi ini hanyalah merupakan awal dari rangkaian inovasi teknologi digital dari PermataBank dan saya berharap agar inovasi ini menjadi salah satu acuan dalam industri perbankan di Indonesia dalam memberikan layanan perbankan yang sederhana, aman, dan cepat,” ujar Abdy.

Sementara itu salah satu praktisi IT Budi Rahardjo menjelaskan salah satu kesulitan dalam memberikan layanan tanpa tatap muka adalah mengidentifikasi seseorang, baik itu pengguna atau penyedia jasa.  Bagi Budi, ada tiga cara mengidentifikasi. Pertama adalah dengan sesuatu yang dimiliki, misalnya pengguna harus memiliki kartu ATM atau token. Kedua adalah dengan sesuatu yang diketahui, misalnya dengan menggunakan user id  dan password atau (PIN). Ketiga adalah dengan sesuatu yang melekat pada pengguna, misalnya sidik jari dan suara seperti Voice ID.

Sepanjang tahun 2017, PermataTel menerima lebih dari 2,3 juta sambungan telepon dari nasabah, dan sekitar 70%-nya dilayani oleh Petugas PermataTel. Sedangkan sisanya dilayani oleh mesin swajawab IVR (Interactive Voice Response). Hadirnya Layanan Voice ID ini tentunya dapat makin meningkatkan kualitas layanan di PermataTel seperti nasabah tidak perlu mengingat data yang terkadang sulit untuk dijawab. Kegagalan verifikasi tentunya membuat ketidakpuasan nasabah karena nasabah harus datang ke cabang dan menyebabkan beban kerja tambahan di cabang. Keamanan nasabah pun semakin terjamin karena teknologi ini mampu mengenali suara yang bukan suara nasabah sehingga pencegahan terhadap akses yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak dapat dilakukan secepatnya.

MARKETEERS X

Most Popular








To Top