Uncategorized

Sinergi BNP Paribas dan Indosat Ooredoo Bangun Inklusi Keuangan

Eko P. Pratomo, Senior Advisor, PT BNP Paribas Investment Partner, Indonesia; Randy Pangalila, Head of Mobile Financial Services, Indosat Ooredoo; Sujanto, Direktur Pengelolaan Investasi, Otoritas Jasa Keuangan; Fakhri Hilmi, kepala departemen pengawasan pasar modal 2A, Otoritas Jasa Keuangan; Ibu Vivian Secakusuma, Presiden Direktur, PT BNP Paribas Investment Partner; dan Prashant Gokarn, Chief of New Business and Innovation Officer

PT BNP Paribas Investment Partners meluncurkan program #AkuBisaInvestasi yang ditujukan kepada kalangan menengah bawah. Uniknya, akses investasi yang disediakan oleh BNP Paribas bisa diakses melalui telepon seluler untuk

Vivian Secakusuma selaku  Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners menjelaskan bahwa program ini sebagai komitmen edukasi investasi dan dukungan atas program OJK untuk perluasan basis investor.

“Calon investor kini dapat menggunakan smartphone mereka untuk  membeli  reksa dana dengan cara yang amat mudah. Yang kami permudah bukan hanya cara pembeliannya saja, namun juga dari cara pembukaan rekening hingga pembayarannya, yang cukup menggunakan dompet elektronik mereka untuk membeli atau mencairkan reksa dana,” ujarnya di Jakarta, Selasa (25/10/2016).

BNP Paribas menilai bahwa lebih dari 60% masyarakat Indonesia belum memiliki akses keuangan, namun dengan tingkat penetrasi telepon seluler nomor tiga tertinggi di dunia. Vivian menilai sinergi dengan perusahaan telekomunikasi menjadi sangat penting untuk membuka akses finansial kepada masyarakat luas.

“Selain itu dengan berbekal kesadaran bahwa mayoritas masyarakat Indonesia masih sangat awam akan investasi, kami mengawali inisiatif ini dengan menggunakan reksa dana pasar uang yang hanya berinvestasi di deposito saja, dan tidak ada minimum nilai investasi awal,” tambahnya.

Untuk mensukseskan program ini BNP Paribas menjalin sinergi dengan Indosat Ooredoo. Sinergi ini merupakan salah satu upaya dari kedua perusahaan untuk menjaring para investor baru sehingga Indonesia dapat mencapai basis lima juta investor pada tahun 2017, sejalan dengan program OJK.

Indosat melalui Randy Pangalila selaku Group Head Mobile Financial Services menilai hal ini sejalan komitmen Indosat untuk mendukung pelaksanaan inisiatif pemerintah pada inklusi keuangan, dengan memperluas akses ke jutaan pelanggan yang memiliki keterbatasan, baik informasi maupun akses ke layanan investasi.

Vivian menambahkan bahwa program ini ditujukan pada kalangan menengah bawah karena semua orang berhak dan memahami lebih dalam tentang apa itu investasi. Program tersebut juga tidak memiliki batasan minimal seseorang untuk melakukan investasi.

“Kami bertujuan untuk menenalkan soal investasi. Orang yang belum pernah  investasi akan membeli produk yang risikonya paling rendah. Produk yang kami tawarkan cukup aman dan risikonya pun rendah,” pungkas Vivian.

 

MARKETEERS X

Most Popular








To Top