Mshop-leaderboard-mobile
Opinion

Sri Lanka: Indonesia Bisa Menjadi Penantang Pemasar Dunia

Sri Lanka: Indonesia Bisa Menjadi Penantang Pemasar Dunia 37727744_xl
Ilustrasi: 123rf

Saat ini, Asia telah bertranformasi menjadi pasar yang penting bagi dunia. Bukan sekadar pasar, Asia kerap menjadi pusat produksi untuk berbagai produk yang tersebar ke seluruh dunia. Besarnya populasi di Asia atau sekitar 60% populasi dunia, menyajikan peluang bisnis yang besar bagi pemasar di dalamnya, termasuk pemasar asal Indonesia. Rohan Somawansa dari Sri Lanka Institute of Marketing mengatakan bahwa Indonesia bisa menjadi penantang bagi dunia di kemudian hari.

“Bisa kita lihat, pertumbuhan ekonomi China, India, juga Indonesia membuka peluang yang besar bagi pasar Asia. Pasar ini juga hadir sebagai penyumbang terbesar pertumbuhan pasar di Asia,” jelas Rohan Somawansa, Past President Sri Lanka Institute of Marketing menjelang perhelatan AMS 2017.

Di sisi lain, beberapa negara berkembang seperti Myanmar, Kamboja, dan Laos juga memberikan nilai bagi pasar di Asia. Dari sini, kita punya harapan di pasar ini. Dan Asia akan semakin menjadi pasar menarik bagi dunia bisnis di masa depan.

Di tengah potensi ini, beberapa negara di Asia, seperti Jepang dan China tengah menghadapi permasalahan soal populasi yang angkatan tuanya mendominasi populasi di sana. “Indonesia sendiri bisa menjadi penantang bagi pemasar dunia. Pasar Indonesia sangat besar, dan pemasar di dalamnya bisa hidup hanya dengan berbisnis di negeri sendiri,” lanjut Rohan.

Para pemasar di Indonesia pun bisa membangun negara mereka dengan ramai-ramai mendirikan UKM, seperti yang dilakukan China. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi di Indonesia juga luar biasa. Kondisi ini bisa menjadi harapan besar bagi Indonesia di kemudian hari. Karena Indonesia memiliki semuanya, seperti sumber daya, tenaga kerja, dan arah yang jelas. Jika dibandingkan dengan Sri Lanka yang besar pasarnya hanya sekitar 22 juta jiwa, pasar Indonesia jauh lebih besar. Besarnya pasar Indonesia bisa menjadi modal yang penting bagi negara ini.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

Most Popular








To Top