Technology

Startup Online honestbee Luncurkan Supermarket Offline

honestbee, on-demand marketplace asal Singapura meluncurkan layanan mirip supermarket bernama habitat by honestbee. Ini merupakan pilot project dari konsep berbelanja dan bersantap yang menginspirasi keterlibatan manusia untuk pengalaman berbelanja multisensoris.

CEO & Pendiri honestbee Joel Sng menjelaskan alasan perusahaan mesti membuat layanannya itu. Pertama, omzet pasar ritel global untuk kebutuhan harian (groceries) akan meningkat US$ 2,7 triliun pada tahun 2020. Pertumbuhan itu akan didominasi oleh Asia dalam lima tahun mendatang.

Kedua, omzet kebutuhan harian di Asia yang dilakukan di kanal e-commerce, menghasilkan pertumbuhan global sebesar 30% pada tahun lalu. Namun, 90% omzet ritel di seluruh dunia masih terjadi di gerai-gerai fisik.

“Sehingga, honestbee mesti berinvestasi pada teknologi guna meningkatkan kenyamanan, personalisasi, dan pengalaman multisensoris dengan meluncurkan konsep NewGen Retail di ruang fisik terbaru,” kata dia.

Dengan luas mencapai 60.000 m2, habitat by honestbee merupakan supermarket lengkap, yang juga menjual produk-produk segar dan memiliki online fulfillment center. Ada pula pusat inovasi ritel dan tempat bersantap yang sarat akan experience dining.

Setidaknya, lebih dari 20.000 bahan makanan Asia maupun mancanegara bisa dibeli dengan mudah secara daring atau pun luring pada aplikasi honestbee.

Didukung oleh honestbee, habitat menawarkan dua fitur utama, yakni checkout automatik (AutoCheckout) dan pengambilan barang melalui robot (RoboCollect). Pesanan barang dapat diproses secara lengkap dengan standar durasi di bawah lima menit. Untuk memasuki habitat dan memperoleh seluruh layanan itu, pelanggan harus mengunduh aplikasi honestbee.

Aplikasi itu terhubung dengan kartu kredit atau lewat dompet digital yang ia kembangkan sendiri, beePay. Jika membeli sepuluh barang atau di bawahnya, pembelanja bisa memakai fitur “Scan & Go” pada aplikasi honestbee. Dengan begitu, mereka dapat menghindari antrean dan langsung memperoleh barang belanjaan.

Untuk belanjaan dalam jumlah yang lebih banyak, para pembelanja dapat menurunkan troli pribadinya di titik AutoCheckout di mana ritel itu akan mengurus kegiatan pemindaian (scanning), pengemasan barang, pembayaran, hingga pengiriman.

Pelanggan bisa memesan hidangan dari restoran habitat, baik untuk makan di tempat, dibawa pulang, atau meminta untuk dikirimkan. Adapun barang yang dipesan penggan mampu diiantarkan oleh shopper bees dalam waktu satu jam.

Pertumbuhan mitra 

Ekosistem dan kemitraan habitat by honestbee mempermudah mitra-mitra FMCG dan f&b untuk memperluas jangkauan baik secara daring ataupun luring. Saat ini, perusahaan rintisan asal Singapura itu telah mengantongi mitra.

Tanpa harus menanggung biaya teknologi dan biaya operasional, para mitra bisa memiliki integrasi daring dan luring, logistik, pembayaran nontunai, dan data pelanggan.

Pauline Png, VP & Managing Director habitat by honestbee mengatakan, lewat peluncuran ini, habitat by honestbee menjadi perpaduan unik dari supermarket yang lengkap, peritel kebutuhan harian, destinasi bersantap, dan gaya hidup interaktif.

Pelanggan bisa mendapatkan pengalaman kuliner yang multisensoris serta melindungi, mengedukasi dan menginspirasi konsumen. “Kami merancangnya agar para pelanggan dapat memperoleh kebutuhan harian dan makanan secara efisien, namun juga merasa betah dan menikmati pengalaman berbelanja di sana,” ujar Pauline.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X

Most Popular








To Top