Mshop-leaderboard-mobile
Consumer Goods

Strategi Indomilk Garap Pasar Susu UHT Anak

Strategi Indomilk Garap Pasar Susu UHT Anak susu-uht_xxl1

Walaupun pemainnya tidak sebanyak di kategori susu bubuk anak, pasar susu UHT untuk anak merupakan medan persaingan yang cukup panas. Sehingga, para pemainnya harus jeli dan kreatif dalam merumuskan strategi pemasaran. Dengan begitu, bisa menikmati kue pasar yang sangat besar di segmen anak ini.

Pasar susu anak memang cukup menggiurkan. Mengingat, adanya kecenderungan di sebagian besar masyarakat Indonesia bahwa intensitas tertinggi minum susu terjadi di usia anak. Setelah beranjak remaja atau bahkan dewasa, tingkat konsumsi susu biasanya menurun drastis.

Jadi, sangat tepat bila para pemain di kategori susu anak benar-benar beradu kreasi untuk menggenjot penjualan sehingga bisa meraih pundi-pundi sebanyak mungkin di segmen anak ini. Tidak ketinggalan, salah satu pemain besar di industri susu, Indomilk pun melakukan taktik jitu untuk menggaet anak.

“Pada prinsipnya, strategi yang kami jalankan adalah mendekatkan diri pada konsumen, dalam hal ini adalah anak-anak. Di antaranya, kami menggelar kampanye promosi dan menggunakan karakter tokoh film anak, Boboiboy,” kata Danang Prana Hadyoleksono, Brand Manager Indomilk UHT Kids.

Hasilnya tahun lalu, Indomilk UHT Kids meraih pertumbuhan signifikan. Bahkan, layak disebut sebagai category driver. Brand ini tumbuh di angka 20% dan menjadi yang tertinggi di semua kategori susu cair. Di kategori UHT Kids, produk keluaran Indomilk ini menjadi pemimpin pasar

Kategori susu UHT anak ini memang cukup unik lantaran penentu keputusan pembelian justru di tangan anak. Ketika seorang anak ikut ke supermarket dan melihat suatu brand dengan kemasan yang menarik, ia pun akan menjatuhkan pilihan ke brand itu. Nah, penggunaan karakter Boboiboy oleh Indomilik ini bisa dibilang cerdik lantaran sedang menjadi tren pada tahun lalu hingga sekarang.

Selain itu, Danang menambahkan bahwa salah satu kunci sukses Indomilk UHT Kids adalah penempatan produk atau point of purchase (POP) yang tepat. Secara rutin, Indomilk UHT Kids melakukan review soal POP ini. “Ini sangat penting karena untuk terus menguatkan awareness konsumen. Di sisi lain, memicu impulse buying juga. Jadi, kalau ada campaign atau aktivitas promosi, penempatan di outlet akan kami perkuat visibility-nya,” jelas Danang.

Sekarang ini, porsi penyebaran Indomilk UHT Kids masih banyak di traditional channel. Persentase di modern channel baru di kisaran 40% saja. “Kami terus berupaya meningkatkan porsi di modern market karena kompetisi di kanal ini semakin menarik,” pungkasnya.

Most Popular








To Top