Mshop-leaderboard-mobile
Lifestyle & Entertainment

Terobosan CAKRA Tingkatkan Kualitas Pemain Lokal Industri Game

Terobosan CAKRA Tingkatkan Kualitas Pemain Lokal Industri Game Mou-Cakra-True-Axion-Interactive

Cipta Kreasi Indonesia (CAKRA) selaku Asosiasi Industri Kreatif di Indonesia, menginisiasi kerjasama dengan True Axion Interactive (Akademi & Studio) yang merupakan pemain global ternama untuk meningkatkan daya saing dan kompetensi pengembang-pengembang lokal. Sehingga, nantinya pemain lokal mampu berbicara di kancah nasional maupun global. Selain itu, tentunya agar pemain lokal mampu mengambil lebih besar porsi kue industri game dalam negeri yang sangat besar.

Terlebih lagi, pasar Industri game pada tahun 2017 diperkirakan akan mencapai pendapatan global sebesar US$106.700 (seratus enam ribu tujuh ratus) juta. Jauh lebih besar dibandingkan gabungan pendapatan gabungan musik dan film yang lebih dekat dengan masyarakat umum. Tahun ini saja, sepanjang semester awal 2017 pasar game Indonesia sudah hampir menyentuh angka US$900 juta dengan CAGR (Compound Annual Growth Rate) naik 200% setiap tahunnya dari tahun 2015.

“Kami bermaksud membentuk suatu ekosistem positif dengan membangun kolaborasi lintas sektor ekonomi kreatif dan melibatkan berbagai pihak terkait hingga dapat mempercepat akselerasi industri kreatif Indonesia. Pada akhirnya inisiasi ini kami harapkan dapat mendukung program pemerintah mencapai 50% kontribusi pengembang lokal di industri pasar game dan kreatif  Indonesia pada tahun 2020,” kata Ivan Chen, Founder dan Kepala Bidang Games CAKRA, di Jakarta (26/07/2017).

Kerjasama antara kedua pihak ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada hari ini dengan mengedepankan program unggulan “1000 IP” (IP: Intellectual Properties). Kerjasama ini membuka luas kesempatan Transfer Teknologi dan Proses Manajemen selain tentunya membuka akses ke pasar internasional.

“Secara kapabilitas kita tertinggal cukup jauh dari negara lain, kami mengamati perkembangan beberapa tahun terakhir ini dan menyadari Indonesia memiliki potensi luar biasa besar di industri game, diharapkan dengan berjalannya program 1000 IP pengembang lokal mampu menguasai tidak hanya pasar Indonesia namun juga mendapat akses ke pasar global,”tambah Ivan.

 Jessie Boonyawattanapisut, Chairwoman and CEO True Axion Interactive menyatakan bahwa Asia Tenggara akan menjadi battleground berikutnya di peta industri video game.  Indonesia menjadi salah satu pasar besar, sehingga perlu ada transfer pengetahuan ke pengembang lokal agar naik ke level berikutnya.  Mampu menjadi pemain bertaraf dan bersertifikasi internasional hingga bisa mengisi posisi strategis di dunia global.

“Kami memiliki pengalaman selama 11 tahun terakhir di Axion Games melatih talent lokal melalui program akademi intensif hingga secara teknis menjadi pengembang game terbaik di China dan Thailand, program ini akan kami bawa serta ke Indonesia dengan target menghasilkan IP bertaraf global,” tambah Jessie.

True Axion Interactive akan membawa program Akademi dan Studio mereka untuk melakukan transfer manajemen produksi dan teknologi hingga daya saing dan kompetensi nasional meningkat. Mindset dan fokus harus diubah dari pembuatan game atau konten kreatif untuk ‘pasar domestik’ menjadi untuk ‘pasar dunia atau ekspor’.

“Hal ini akan membuka peluang lebar bagi Indonesia untuk menjadi pusat industri game dan konten kreatif di Asia Tenggara hingga kemudian mampu menjadi pemeran utama industri game dan konten kreatif global,” ungkap Sofian Martineau, Country Head True Digital Plus Indonesia.

Most Popular








To Top