Transportation & Logistic

Tiga Tuntutan Utama Konsumen Jasa Logistik

Lanskap industri logistik tampak makin kompetitif. Persaingannya pun tak sekadar di ranah harga, tapi juga pada sistem pengantaran yang bisa menjawab tuntutan pelanggan.

“Industri logistik makin kompetitif dan pasarnya makin besar seiring dengan pertumbuhan e-commerce. Banyak pemain baru, baik lokal maupun asing. Dan, diprediksi tak lama lagi market e-commerce itu 50%-nya ada di Indonesia untuk wilayah Asia Tenggara,” ujar Tomy Sofhian, Managing Director TIKI.

Sofian menambahkan, ledakan demand akan jasa logistik menjadi tantangan tersendiri bagi TIKI. Apalagi konsumen logistik makin menuntut kecepatan pengiriman, ketepatan waktu, dan harga yang makin kompetitif.

“Perubahan perilaku pelanggan harus senantiasa kami pahami. Survei terakhir yang kami buat mengatakan permintaan konsumen makin konsisten. Intinya ada tiga hal utama, yakni mereka butuh pengiriman yang cepat, harga yang paling kompetitif, dan siapa yang bisa jemput, khususnya di retail. Maksudnya, banyak konsumen yang tak mau bersusah payah untuk mengirimkan barangnya,” kata Tomy.

Salah satu yang sudah dan sedang dikembangkan oleh TIKI adalah Jempol alias jemput online. Layanan ini memudahkan pelanggan melakukan order jasa pengiriman hanya melalui aplikasi di ponsel mereka. Apa yang dilakukan TIKI sebagai bagian dari strategi omni channel untuk menjemput sebanyak-banyaknya pelanggan.  Harapannya, upaya ini mampu meningkatkan pertumbuhan bisnis TIKI itu sendiri.

Tomy menyebut, pertumbuhan pasar di lanskap online sekitar 25-30% dan TIKI diharapkan bisa tumbuh di angka yang sama atau malah lebih. “Kalau mau memenangi persaingan, kami harus bisa tumbuh di atas rata-rata tersebut. Dan, tentunya bisa menjawab tiga tuntutan utama konsumen saat ini,” pungkas Tomy.

Selengkapnya bisa Anda saksikan dalam Program 15 Minutes With Marketeers besutan Marketeers TV di YouTube.

MARKETEERS X

Most Popular








To Top