Retail & Property

Uang Tambahan, Alasan Utama Jadi Freelancer

Uang Tambahan, Alasan Utama Jadi Freelancer 53786317_l
Kredit foto: 123RF

Apa alasan seseorang menjadi seorang pekerja lepas atau freelancer? Kebebasan karena tidak terikat pada peraturan kalau jadi pegawai, sebagai bagian dari usaha membangun usaha sendiri, sampai tentu saja alasan finansial. Yang terakhir ini menurut situs Freelancer.com adalah alasan utama mengapa banyak orang memilih jadi freelancer.

“Keahlian paling banyak di situs Freelancer.com baik di negara maju maupun berkembang kurang lebih sama. Biasanya dari negara maju keahliannya berkaitan dengan data entry, desain grafis sampai penulisan. Sementara, di negara berkembang hampir mirip plus kemampuan yang cukup umum di bidang HTML dan PHP,” ujar Chief Executive Freelancer.com Matt Barrie.

Daftar keahlian terbanyak diantara para freelancer disesuaikan dengan proyek terbanyak yang terselesaikan di platform tersebut dilihat dari volume. Kategori-kategori pekerjaan tersebut adalah website, IT dan software sebanyak 34%, desain, media, dan arsitektur sebanyak 31%, menulis sebanyak 13%, sampai translasi dan bahasa sekitar 3%.

Dilihat dari negaranya, pengguna Freelancer.com berasal dari India, Ameria Serikat, Filipina, Pakistan, Inggris, dan setelah itu baru Indonesia. Freelancer sendiri yang sudah berdiri sejak 2009 lalu kini merayakan jumlah 20 juta pengguna dengan 900 kategori pekerjaan mulai dari bidang aerospace, bioteknologi, sales, sampai manufaktur di 247 negara.

Matt mengungkapkan bahwa Freelancer saat ini memang sudah menjadi komunitas besar para freelancer. Tidak sedikit yang mau berbagi cerita bahwa tidak selamanya menjadi freelancer pekerjaannya luntang lantung.

“Seorang freelancer dari Indonesia, Daniel G Pratidya, yang pernah memiliki utang cukup besar karena biaya perawatan medis ibu mertuanya yang sakit kanker. Ia akhirnya gabung di Freelancer.com walau pada akhirnya tidak yakin. Ia berhasil dan menjadi salah satu freelancer terbaik di negaranya Indonesia dengan penghasilan mencapai US$ 40.000 per tahun pada tahun 2013. Bahkan, Daniel mendirikan Indonesia Freelancers Association (IFA), yang menjadi sarana bagi mereka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada para freelancer dan startup baru,” sambung Matt.

Selain mendapatkan pemasukan tambahan yang di survei mengatakannya sebanyak 28,75%, alasan menambah pengalaman ada di posisi kedua dengan 12,73%. Sementara, kebebasan belajar sambil bekerja di urutan ketiga dengan 10,5%.

Editor: Sigit Kurniawan

Most Popular








To Top