SMEMBA 2018 Leaderboard
Consumer Goods

Unilever Hidupkan Kembali Sambal Jawara

PT Unilever Indonesia Tbk, melalui divisi Unilver Food Solutions meluncurkan merek saus sambal Jawara ke pasar lokal. Ini merupakan peluncurkan kembali pasca merek sambal itu sempat mati suri di tanah air.

Merek ini setidaknya telah hadir sejak tahun 2012 yang menyasar segmen horeka (hotel, restoran, kafe) serta pelaku bisnis kuliner lain. Namun, entah karena distribusi yang belum merata, saus ini hilang dari peredaran.

Kini, Jawara hadir dengan tampilan baru. Bukan hanya segmen horeka dan UKM yang disasar, melainkan juga konsumen akhir. Hal ini bisa dilihat dari rasa yang dihadirkan yaitu sambal bawang goreng.

Kembalinya Jawara semakin mempertegas hasrat Unilever untuk bisa mengambil pangsa pasar yang selama ini dikuasai oleh Sambal ABC produksi ABC-Heinz, serta sang runner up Sambal Indofood.

Hernie Raharja, Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk mengatakan reborn Jawara dilatarbelakangi oleh pertumbuhan konsumsi sambal di dalam negeri yang menurut Euromonitor meningkat 12%-13% per tahun.

“Selain itu, kuliner bercita rasa pedas juga semakin diterima masyarakat. Tren kuliner seperti ayam geprek dan steak saus mata berpengaruh terhadap keinginan konsumen untuk terus mengonsumsi sambal,” kata dia.

Apalagi, berdasakan jajak pendapat tahun 2016, sebanyak 94% responden menjadikan rasa pedas sebagai rasa favoritnya. Itu artinya, orang Indonesia pada umumnya menyukai rasa pedas, sehingga konsumsinya pun akan terus meningkat.

Dalam memastikan rantai pasok, Unilever bekerja sama dengan dua perusahaan teknologi rintisan, yaitu Prestani dan Eragano. Mereka akan menyalurkan hasil panen cabai petani lokal ke Unilever untuk digunakan sebagai bahan produksi Sambal Jawara.

Sementara, untuk urusan manufaktur, Unilever masih mempercayakan produksinya ke OEM PT Sekar Laut Tbk yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur.

Jawara hadir dengan dua pilihan tingkat kepedasan yaitu hot dan extra hot. Kemasan dari Jawara cukup bervariasi mulai dari kemasan botol, sachet, multipack, hingga kemasan pouch yang memiliki bentuk simpel untuk dibawa bepergian.

“Saya berharap kehadiran Jawara dapat mengajak lebih banyak konsumen Indonesia untuk berani mengeksplorasi rasa pedas baru. Ini saatnya para pecinta kuliner untuk menguji lidah pedas mereka dengan merasakan sensasi saus sambal yang unik,” tutup Hernie.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X

Most Popular








To Top