Lifestyle & Entertainment

Upaya Gatsby Ulangi Kemenangan di Tahun Ini

Photo Credits: Gatsby

Gatsby tumbuh progresif pada tahun 2017. Kemampuan Gatsby merebut pasar yang diganderungi tren gaya rambut pomade mengantarkan mereka sebagai market leader. Ingin mengulang kemenangan di tahun 2018, Gatsby meluncurkan sederet strategi guna merebut pasar kembali.

Pergantian tahun belum lama terjadi. Namun, Gatsby sudah ambil langkah baru dalam memasarkan produk mereka. Keinginan Gatsby mengulang keberhasilan seperti tahun 2017 memacu mereka untuk bergerak cepat.

“Pada tahun 2017, pasar hairstyling tumbuh lebih dari 1.377.7%, dan Gatsby berhasil memperoleh market share sebesar 72.6%,” ungkap Ade Firdaus, Manager General Advertising & Promotion PT Mandom Indonesia di Jakarta, Rabu (10/01/2017).

Keluarkan Tren dan Inovasi Produk Baru

Langkah awal Gatsby tahun ini jatuh pada keputusan untuk menetapkan dua tren gaya rambut terbaru pada tahun 2018. Berdasarkan survei yang dilakukan Gatsby terhadap para barberman, barbershop owner, hingga konsumen, Gatsby menemukan gaya rambut Edgy Quiff dan Side Swept akan menjadi tren di tahun ini. Dengan cepat, Gatsby pun mengeluarkan jenis produk yang mereka tujukan untuk gaya rambut tipe ini. Tidak hanya itu, cara pemasaran awal yang digunakan pun cukup unik.

Perluas Pasar via Kaskus

“Ada dua produk yang kami tawarkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus keinginan pasar akan tren gaya rambut pada tahun ini. Gatsby Styling Pomade Perfect Rise kami pilih untuk menata gaya rambut Edgy Quiff, sementara Gatsby Styling Pomade Supreme Hold untuk gaya rambut Side Swept. Untuk memperkenalkan produk ini, kami menggandeng salah satu komunitas online terbesar di Indonesia, Kaskus,” jelas Ade.

Keputusan Gatsby memilih Kaskus bukan tanpa alasan. Ade menjelaskan, Kaskus memiliki paling tidak 20.000 komunitas yang berpeluang menjadi target market Gatsby.

“Kerjasama dengan Kaskus dalam event ini memungkinkan Gatsby menjangkau komunitas pomade maupun pomade enthusiast di Kaskus yang memang sesuai dengan target audience kami,” kata Ade.

Bentuk promosi yang dilakukan dengan Kaskus ini akan berjalan secara online dan offline. Secara online, Chief Marketing Officer Kaskus Ronny W. Sugiadha mengatakan Kaskus akan membuat thread seputar gaya rambut sekaligus memperkenalkan produk terbaru Gatsby. Sementara dari lini offline, Gatsby menggunakan event Gatsby Pomadic Party yang digelar di enam kota besar di Indonesia.

“Melalui event ini, kami mengundang komunitas pecinta pomade di Kaskus, para kaskukers, dan pomadic enthusiast untuk bergabung dalam event yang kami gelar selama Januari-Maret 2017. Di sini, kami akan mengadakan sharing session sekaligus memperkenalkan dua produk terbaru Gatsby ke pasaran,” ungkap Ade.

We are Pomadic Campaign

Tidak berhenti sampai di situ, Gatsby pun mencoba mengambil kembali hati para pomadic melalui campaign “We are Pomadic”.

“Kami ingin konsumen berpikir untuk menjadi Pomadic (Pomade Addict) ketika mereka menggunakan produk Gatsby. Hal ini coba kami sampaikan melalui video-commerce kami,” jelas Ade. Dalam video-commerce tersebut terlihat, Adipati Dolken mengkomunikasikan bahwa laki-laki yang fun, cool, dan trendsetter menggunakan produk Gatsby.

Bagaimana pendapat Anda? Mampukah Gatsby mengulang kembali kemenangan mereka sebagai market leader pada tahun 2018? 

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X

Most Popular








To Top