Lifestyle & Entertainment

50 Tahun Adidas Superstar Menjadi Ikon Basket, Hip-Hop, dan Lifestyle

Salah satu seri sneakers yang paling populer dari adidas adalah seri Superstar. Superstar merupakan salah satu sneakers paling populer hingga saat ini. Seri superstar sendiri pertama kali diperkenalkan oleh adidas pada tahun 1969.

Pada awalnya Superstar merupakan seri yang dikhususkan untuk olahraga bola basket. Namun, seiring perjalanannya Superstar bisa disandingkan dengan beragam produk fesyen dan lifestyle. Tidak hanya di lapangan basket, Superstar semakin kian tenar dalam beragam panggung musik hingga panggung catwalk.

Superstar diciptakan sebagai salah satu inovasi baru terhadap bola basket. Tim desain adidas saat itu melakukan riset dan uji coba terhadap berbagai cara untuk menggunakan bagian toe cap karet sebagai bagian pengaman kaki ketika berolahraga. Selain itu, yang menjadi ciri khas utama dari Superstar adalah bagian atas yang terdiri bahan kulit dan shell-toe khas Superstar yang terbuat dari karet.

Bahan dan desain tersebut kala itu sangat revolusioner dan modern. Saat itu banyak pemain basket profesional masih menggunakan sepatu berbahan kanvas. Peluncuran Superstar pun disambut baik oleh beberapa atlet bola basket profesional, salah satunya adalah Kareem Abdul-Jabbar. Superstar pun semakin menghiasi lapangan basket. Pada tahun-tahun awalnya, sebanyak 75% pemain basket dari liga NBA telah menggunakan Superstar.

“Sepatu ini terlihat keren, tapi sepatu ini juga membantu performa atlet menjadi lebih baik” jelas Chris Severn, desainer Superstar orisinal.

Kultur bola basket yang amat populer khususnya di Amerika Serikat, maka pada dekade 1970an dan 1980an, Superstar menjadi salah satu ikon dalam kultur budaya hip-hop. Kala itu kolektif hip-hop asal New York, Run DMC menjadi salah satu penyebab meningkatnya popularitas Superstar pada dunia hip-hop dan urban.

Run DMC

Saat itu Run DMC terkenal dengan ciri khas mereka menggunakan Superstar tanpa tali dengan lidah sepatu yang menonjol saat mereka tampil di atas panggung. Run DMC juga menjadi representasi budaya hip-hop yang kontras dengan budaya musik pop di masanya. Jadi secara tidak langsung Superstar adalah simbol dari perlawanan. Saking ikoniknya Superstar kala itu, Run DMC mengabadikan sebuah lagu dengan judul My Adidas.

Awalnya adidas tidak tahu soal popularitas Run DMC dan kecintaan mereka pada Superstar. Hingga pada sebuah konser, Run DMC tampil sembari membawa Superstar dan mengangkat di hadapan penonton, salah satu penonton tersebut adalah karyawan adidas.

Kini Superstar sudah berumur setengah abad alias 50 tahun. adidas pun meluncurkan koleksi khusus adidas Superstar yang mulai bisa didapatkan pada pertengahan Februari mendatang.

 

 

MARKETEERS X








To Top