Audi dikabarkan akan menunda peluncuran mobil elektriknya E-tron. Alasannya, terkendala oleh baterai yang bermasalah. Akibat dari masalah ini, pengiriman E-tron akan ikut tertunda. Dilansir dari brusselstimes.com, waktu pengiriman untuk E-tron awalnya hanya dua bulan. Namun, dikarenakan masalah teknis tersebut, waktu yang diperlukan menjadi enam hingga tujuh bulan.
Di samping itu, masalah pada baterai juga berpengaruh terhadap jumlah produksi E-tron. Menurut theverge.com, saat ini Audi dikabarkan hanya akan memproduksi sebanyak 45.000 E-tron tahun ini. Artinya, jumlah ini turun 10.000 dari target awal.
Meski begitu, masalah pada baterai bukan merupakan satu-satunya penyebab pengiriman E-tron menjadi lambat. Penyebab lainnya adalah keterlambatan produksi yang disebabkan oleh lambatnya pengiriman mesin listrik. Hal tersebut terjadi lantaran aksi pemogokan yang baru-baru ini terjadi di pabrik Audi di Györ, Hungaria yang merupakan markas Audi yang bertanggung jawab pada urusan mesin.
Sedikit melihat ke belakang, Audi E-tron telah menghadapi masalah bahkan sebelum mobil tersebut diproduksi September lalu. Audi dilaporkan pernah membatalkan acara peluncuran E-tron pada Agustus dikarenakan CEO-nya ditangkap atas dugaan keterlibatannya dalam skandal dieselgate.
Pada Maret lalu, Audi juga menunda pengiriman E-tron karena masalah regulasi dengan perangkat lunak yang diperbarui. Akibat dari permasalahan tersebut, pengiriman E-tron ditunda hingga akhir Maret.
Editor: Sigit Kurniawan