Government & Public Services

Bangun Wisata Religi, Serang Diminta Lakukan Tiga Hal Ini

Photo Credits: Kementerian Pariwisata

Dibidik untuk dikembangkan menjadi wisata religi, Kabupaten Serang dinilai Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memiliki potensi besar. Namun, Menteri Pariwisata Arief Yahya, menilai ada tiga hal yang masih perlu dibenahi di Kabupaten Serang untuk menjadi destinasi wisata religi. Apa saja?

Master plan pengembangan wisata religi menjadi poin utama yang diminta Arief Yahya dimiliki Kabupten Serang. Diikuti dengan kebijakan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata, dan pengembangan wisata tirta di Kalimati.

“Pengembangan SDM di Serang, Banten sangat penting agar siap menyambut daerahnya sebagai wilayah yang mengutamakan pengembangan pariwisata, khususnya wisata religi dan sejarah,” ungkap Arief Yahya di Serang, Jumat (28/06/2019).

Lebih dari itu, pengetahuan agama dinilai menjadi poin pendukung untuk membangun SDM pariwisata yang lebih berkompeten.

Di sisi lain, Wakil Presiden Indonesia Ma’aruf Amin menilai, pelayanan terbaik sebaiknya selalu diberikan kepada wisatawan. Salah satu upaya dapat dilakukan dengan menghadirkan layanan berstandar halal.

“Kita jangan hanya mengandalkan halal dan status mayoritas muslim saja. Tapi kalau tidak bisa memberikan pelayanan terbaik, wisatawan tidak mau datang,” kata Ma’ruf Amin.

Pendapat lain justru datang dari Bupati Serang Ibu Ratu Tatu Chasanah. Ia menilai, persoalan utama yang perlu dibenahi adalah masalah sampah.

“Kementerian Pariwisata akan membantu dalam promosi serta pengembangan destinasi dan sumber daya manusia. Masalah sampah juga harus segera diselesaikan, karena pariwisata itu harus bersih. Semua pihak harus turut serta dari level provinsi sampai desa,” ujar Ratu Tatu.

Editor: Sigit Kurniawan








To Top