Lifestyle & Entertainment

Beda dengan Kompetitor, RedDoorz Rilis Kampanye Terbaru

RedDoorz, meluncurkan kampanye #BisaAja. Melalui kampanye ini, RedDoorz bertujuan membedakan diri dengan jaringan hotel lain dengan mengajak masyarakat Indonesia untuk bepergian tanpa perlu merasa khawatir.

“Ide kampanye ini lahir dari hubungan dan pemahaman mendalam RedDoorz terhadap konsumen Indonesia yang menginginkan akomodasi dengan harga terjangkau tanpa harus mengalami kendala selama perjalanan baik di dalam maupun di luar negeri,” ujar Country Marketing Director RedDoorz Indonesia Sandy Maulana.

Kampanye RedDoorz ini menyoroti beberapa permasalahan umum yang banyak dialami masyarakat Indonesia ketika sedang bepergian di dalam maupun luar negeri. Menurut data internal RedDoorz, kendala yang paling banyak dialami, yakni, di Indonesia, masyarakat lebih memilih bepergian dalam kelompok besar. Karena itu, mereka kesulitan menemukan akomodasi terjangkau dengan jumlah ruangan yang memadai, terutama pada hari-hari libur dan hari-hari besar.

Luasnya kepulauan Indonesia menyebabkan banyak konsumen yang merasa bahwa pilihan hotel masih terbatas, terutama di daerah luar kota. Masyarakat Indonesia cenderung membuat rencana perjalanan dadakan, terutama saat acara-acara keluarga dan perjalanan dinas.

Melalui kampanyenya, RedDoorz menawarkan solusi bagi permasalahan umum saat bepergian tersebut. Dengan menstandarisasi kualitas dan pengalaman di seluruh propertinya. Nilai-nilai dan standar inti perusahaan memastikan bahwa setiap properti menawarkan kamar yang bersih, Wi-Fi gratis, air minum kemasan, dan fasilitas penting lainnya, untuk memastikan para tamu dapat merasakan pengalaman menginap yang nyaman.

Selain itu, RedDoorz menawarkan program pelatihan yang menyeluruh dan secara rutin menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris untuk para karyawan mitra properti dan hotel, dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan, terutama bagi wisatawan asing yang menginap di hotel RedDoorz.

“Berlibur tidak hanya menjadi tren yang sedang berkembang, melainkan telah menjadi kebutuhan bagi banyak masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan semakin maraknya  masyarakat yang membagikan momen dan pengalaman perjalanannya di media sosial mereka,” tutup Sandy.

Editor: Sigit Kurniawan








To Top