Belajar dari Viralnya Popo Siroyo, Ini Tips Menguasai Aksen Korea

aksen korea
Ilustrasi (Foto: 123rf)

Popo siroyo, frasa yang berasal dari adegan film Laut Tengah belakangan viral di media sosial. Frasa itu menjadi bahan guyonan lantaran pelafalannya terdengar kurang sesuai dengan aksen Korea, membuatnya asing di telinga para pecinta drama Korea maupun K-Pop.

Aksen Korea memang memiliki irama unik yang membuatnya terdengar menarik sekaligus khas. Namun, bagi penutur bahasa lain, terutama yang terbiasa dengan bahasa Inggris atau Indonesia, menguasai aksen Korea bisa menjadi tantangan.

Jika Anda ingin berbicara dengan aksen Korea yang lebih natural, berikut adalah beberapa tips sederhana dari Speechify yang bisa membantu Anda menguasainya dengan mudah:

BACA JUGA: 7 Cara Mudah Mengajarkan Konsep AI ke Anak

Pahami Dasar-dasar Fonetik dalam Bahasa Korea

Bahasa Korea memiliki sistem pengucapan yang berbeda dari bahasa lain. Salah satu kunci untuk menguasai aksen Korea adalah memahami Hangul, alfabet Korea. Tidak seperti alfabet Latin, Hangul dirancang agar sesuai dengan cara suara dihasilkan oleh mulut.

Misalnya, huruf ㄱ dalam Hangul bisa terdengar seperti “g” atau “k” tergantung pada posisinya dalam kata. Sementara itu, konsonan ㄹ memiliki bunyi yang berada di antara “l” dan “r”, yang tidak ditemukan dalam banyak bahasa lain.

Biasakan Mendengar Aksen Korea

Salah satu cara paling efektif untuk meniru aksen Korea adalah dengan sering mendengarnya. Perhatikan cara mereka mengucapkan kata-kata, intonasi, dan ritme bicara dengan menonton drama Korea atau dengarkan lagu-lagu K-Pop.

Orang Korea cenderung berbicara dengan intonasi yang tidak terlalu datar, tetapi juga tidak sevariatif bahasa seperti Spanyol atau Prancis. Dengan terbiasa mendengarkan, Anda akan mulai menangkap pola aksen yang khas.

Gunakan Teknik Shadowing

Teknik shadowing atau menirukan langsung adalah metode yang sangat efektif dalam melatih aksen. Cobalah untuk meniru ucapan dari video atau audio dalam bahasa Korea secara langsung, tanpa membaca teks terlebih dahulu.

Pilih dialog pendek dari drama atau podcast berbahasa Korea, lalu ulangi kata-kata yang diucapkan dengan mengikuti ritme dan intonasi. Dengan latihan rutin, kemampuan Anda dalam meniru aksen Korea akan semakin meningkat.

BACA JUGA: Gen Z Mulai Kehilangan Kemampuan Menulis Tangan, Ini Tips Mengasahnya

Perhatikan Perbedaan Dialek

Di Korea, ada beberapa dialek yang memiliki ciri khas masing-masing. Dialek Seoul adalah yang paling umum dan dianggap sebagai standar dalam bahasa Korea, namun ada juga dialek dari daerah lain seperti Busan, Jeju, dan Gyeongsang.

Setiap aksen tersebut memiliki pengucapan dan kosakata yang berbeda. Jika tujuan Anda adalah berbicara dengan aksen standar, fokuslah pada cara berbicara orang Seoul yang sering digunakan dalam media dan pendidikan.

Manfaatkan Teknologi untuk Berlatih

Saat ini, ada banyak aplikasi yang dapat membantu Anda melatih pengucapan dalam bahasa Korea. Beberapa aplikasi memiliki fitur pengenalan suara yang dapat memberikan umpan balik langsung terhadap cara Anda mengucapkan kata-kata dalam bahasa Korea.

Selain itu, kursus daring, podcast, dan video tutorial di YouTube juga bisa menjadi sumber belajar yang berguna. Anda bisa mendengarkan, meniru, dan membandingkan cara pengucapan Anda dengan penutur asli.

Berlatih dengan Penutur Asli

Berlatih berbicara dengan penutur asli Korea bisa menjadi cara terbaik untuk meningkatkan aksen Anda. Jika Anda memiliki teman Korea atau bisa bergabung dalam komunitas bahasa, cobalah untuk sering berbicara dan meminta koreksi jika ada kesalahan dalam pengucapan.

Latihan secara Konsisten

Seperti halnya belajar bahasa lain, menguasai aksen Korea membutuhkan waktu dan latihan yang konsisten. Luangkan waktu setiap hari untuk mendengar, meniru, dan berlatih berbicara dalam bahasa Korea.

Bergabung dengan komunitas pembelajar bahasa Korea atau mencari teman untuk berbicara dalam bahasa Korea juga bisa membantu meningkatkan kemampuan Anda. Semakin sering berlatih, semakin natural aksen Korea yang Anda miliki.

Editor: Tri Kurnia Yunianto

Related

award
SPSAwArDS