Career

Cara Amazon Hindari Mishiring

Sumber: Marketeers

Dalam menjalankan bisnis, memilih pasar yang tepat untuk disasar tidak menjadi satu-satunya tantangan bagi para pelaku bisnis. Dari banyak tantangan yang harus dihadapi, ada satu hal yang bisa dibilang sangat penting dan menjadi core dalam bisnis, yaitu perekrutan karyawan. Founder Sequoia Capital Don Valentine bahkan pernah mengatakan memilih orang hebat sangat sulit jika dibandingkan dengan memilih pasar yang bagus.

“Kita bisa selalu memahami pasar dan teknologi. Namun, untuk memilih orang-orang hebat untuk bekerja dengan kita, prakiraannya bisa didapatkan kurang dari 50%. Dan, jika Anda berhasil mendapatkan 52%, Anda bisa mendapatkan pencapaian atau hasil yang luar biasa,” ujar Don.

Salah satu perusahaan berbasis teknologi, Amazon, diketahui tengah melakukan banyak perekrutan atau mereka menyebutnya “hiring spree”. Meski demikian, mereka tidak melupakan poin penting saat melakukan perekrutan. Amazon berusaha memastikan karyawan baru merupakan orang yang tepat agar mereka tidak mishiring atau salah memilih orang.

Pada acara Tech in Asia Conference di Jakarta Convention Center (JCC), Gaurav Arora, Head of Startups, APAC, Amazon Web Services membagikan cara Amazon melakukan perekrutan dalam skala besar. Berikut beberapa poin penting yang dibagikan Gaurav.

1. Jangan Menunggu

Selalu buka peluang untuk orang-orang baru. Karena, perusahaan yang hebat tidak menunggu. Mereka akan terus mencari talenta potensial. Mereka tahu orang-orang hebat tidak berhenti di satu titik untuk teknologi. Mereka bergerak dinamis dan bebas pergi dari satu tempat ke tempat lain. Bergantung pada perusahaan yang memberikan posisi yang pas untuk kualifikasi mereka.

2. Tekankan Visi dan NIlai Perusahaan

“Budaya merupakan pondasi untuk inovasi di masa depan. Jika Anda merusak budaya tersebut, Anda merusak mesin yang digunakan untuk menciptakan produk Anda,” ujar Brian Chesky, CEO Airbnb.

Di Amazon sendiri, mereka memiliki beberapa prinsip kepemimpinan di antaranya komitmen, consumer-centric, berpikir besar, kepemilikan, terus belajar dan terus penasaran, rekrut dan mengembangkan yang terbaik, bangun kepercayaan, dan pasang standar tinggi.

3. Pasang Batasan Tinggi untuk Setiap Orang yang Direkrut

Pastikan orang ini 50% lebih baik dari orang lain yang mengisi posisi itu saat ini. Dan, apakah kandidat ini memiliki potensi untuk tumbuh serta memberikan pengaruh jangka panjang.

4. Selidiki dengan Rinci

Anda harus mengenali kandidat potensial secara mendalam.

5. Fokus pada Keberagaman

Isi perusahaan Anda dengan para pembangun dari berbagai latar belakang dan mampu bertahan. Karena, mereka yang nanti menciptakan dan mempertahakan misi, budaya, dan kepemimpinan. Dan, yang tidak kalah penting  adalah kandidat pitensial itu memiliki pengalaman yang baik.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

Most Popular








To Top