Cara Bank Banten Terapkan Prinsip Kehati-hatian pada Produk Kredit

profile photo reporter Maida Beryl S
MaidaBeryl S
31 Maret 2022
marketeers article
Sektor perbankan memiliki peran yang signifikan dalam mengembangkan ekonomi daerah. Dengan produk-produk kredit yang disalurkan, sektor perbankan dapat menjadi nadi ekonomi yang mengakselerasi jalannya bisnis daerah baik di sektor UKM ataupun dengan skala yang lebih besar. Melihat hal ini, PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk berusaha mengoptimalkan peran tersebut melalui produk kredit yang mengedepankan prinsip kehati-hatian atau prudential banking principle.
Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin memastikan bahwa upaya-upaya yang dilakukan Bank Banten untuk meningkatkan performa bisnis dan kejar target kredit selalu berpedoman pada regulasi yang ditetapkan bank sentral dan bank internasional. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko dalam operasional bank.
“​​Prinsip kehati-hatian ini diterapkan dengan harapan agar bank bisa berada pada kondisi sehat, likuid dan solvent. Dengan demikian, kadar kepercayaan masyarakat terhadap Bank Banten dapat terus tumbuh dan masyarakat bersedia serta tidak ragu-ragu menyimpan dananya,” tutur Agus Syabarrudin.
Saat ini, Bank Banten tengah melakukan langkah-langkah strategis dengan mempertajam target audience serta berfokus pada market primer perseroan yaitu regional Banten. Langkah strategis yang dilakukan Bank Banten termasuk menggandeng pemerintah daerah dan mendorong terjadinya pertumbuhan kredit. 
Untuk mencapai target dan mendorong pertumbuhan kredit, Manajemen Bank Banten menerapkan prinsip 5C saat melakukan analisis kredit, yaitu character, capacity, condition, capital, dan collateral. Penerapan prinsip 5C ini merupakan bentuk transformasi yang dilakukan Bank Banten pada proses internal. Bank Banten juga terus berupaya melakukan penyelesaian semua kredit bermasalah dan melibatkan ketentuan hukum yang berlaku dalam prosesnya. 
“Dengan prinsip dan upaya yang dilakukan, Bank Banten bermaksud membangun kepercayaan publik dengan cara memastikan bahwa penyaluran kredit di Bank Banten telah memenuhi prinsip kehati-hatian,” pungkas Agus.
Di sisi lain, Bank Banten akan terus melakukan berbagai diversifikasi layanan untuk menjawab tantangan yang dihadapi. Upay aini pun sejalan dengan semangat rebuild the trust, reach the glory yang dimiliki perusahaan. Terakhir, Bank Banten juga terus mengupayakan peningkatan layanan serta pembaruan produk yang menjadi prioritas utama mereka agar semakin dicintai oleh nasabah.
Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related