Cara Telkom Kuasai Pasar B2B dengan Menggandeng MarkPlus Institute
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bekerja sama dengan MarkPlus Institute menggelar kegiatan B2B Camp Summit Day 2025. Melalui kegiatan ini, perseroan bakal memperkuat penjualan di segmen business to business (B2B).
Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian pelatihan intensif Account Manager yang sebelumnya digelar pada 5-7 Februari lalu secara online. Program tersebut menjadi menjadi ajang eksklusif bagi member Digistar Club terpilih untuk memperdalam wawasan mengenai strategi pemasaran dan penjualan berbasis consultative selling di era digital.
BACA JUGA: Strategi Intergenerasional Marketing Telkomsel untuk Menjangkau Semua Generasi
Program diawali dengan sesi online yang diikuti oleh rata-rata 300 peserta per hari dari berbagai daerah. Setelah melalui proses seleksi berdasarkan partisipasi dan antusiasme peserta, sebanyak 80 peserta terbaik berkesempatan untuk menghadiri acara puncak secara langsung di B2B Camp Summit Day 2025.
Rama Sugiharto, Assistant Vice President Employe Value Proposition & Human Capital Communication Telkom mengapresiasi kepada para peserta yang telah menunjukkan dedikasi tinggi sepanjang program. Ini adalah perjalanan yang dirancang khusus untuk mengasah keterampilan yang saat ini paling dibutuhkan di industri sekaligus sebagai bagian dari talent pipeline di TelkomGroup.
BACA JUGA: Telkomsel Poin: Kunci Telkomsel Merawat Loyalitas Konsumen
“Para peserta telah dikurasi dengan cermat berdasarkan partisipasi aktif mereka selama sesi online sebelumnya,” katanya melalui keterangan resmi, Jumat (21/2/2025).
Sementara itu, Yosanova Savitry, Chief Executive Officer (CEO) MarkPlus Institute menyoroti pentingnya peran seorang Account Manager dalam lanskap bisnis modern. Dia menyebut peran Account Manager bukan hanya mampu menjual produk, tetapi juga dapat mengomunikasikan tantangan serta kekurangan perusahaan dengan jujur.
“Melalui acara ini, peserta akan mendapatkan wawasan eksklusif dari para ahli mengenai bagaimana menjadi seorang Account Manager yang benar-benar bernilai bagi klien,” ucapnya.
Pada acara puncak, peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai customer profiling, strategi mengidentifikasi dan memahami pelanggan ideal melalui data, analisis pasar, serta pola perilaku pelanggan. Sesi ini disampaikan oleh Marthani, Chief Operating Officer (COO) MarkPlus Institute yang berbagi wawasan strategis tentang bagaimana memahami pelanggan dan menerapkan data dalam strategi bisnis.
Peserta juga menggali lebih dalam tentang consultative selling, pendekatan berbasis konsultasi yang membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan memberikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan bisnis mereka. Tak hanya teori, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik langsung melalui sesi hands-on roleplay pitching kepada klien.
Dalam sesi ini, mereka diberikan real use case dan ditantang untuk mengidentifikasi permasalahan bisnis serta menyusun solusi yang tepat, kemudian mempresentasikannya secara langsung. Sesi ini dirancang untuk mengasah kemampuan analisis, komunikasi, dan pemecahan masalah yang menjadi kunci utama dalam peran seorang account manager.
VP HC Culture & Industrial Relations Telkom Iwan Setiawan mengatakan Telkom B2B Camp Summit Day 2025 menjadi bukti bahwa strategi penjualan berbasis pelanggan dan pendekatan konsultatif makin relevan dalam dunia bisnis yang terus berkembang. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta dalam menghadapi tantangan industri ke depan guna menyiapkan generasi muda.
“Tentunya kegiatan sejalan dengan semangat kami melalui Digistar untuk menyiapkan talenta muda yang match dengan kebutuhan industri sehingga siap untuk memasuki dunia kerja,” kata Iwan.
Sebagai bagian dari komitmen Telkom dalam mendukung pengembangan talenta muda digital, Digistar Club hadir sebagai komunitas eksklusif bagi generasi muda Indonesia yang ingin terus berkembang. Di sini, mereka dapat mengasah keterampilan, membangun jaringan profesional, dan mengakses program-program pelatihan eksklusif.
Editor: Ranto Rajagukguk