OpenAI resmi meluncurkan pembaruan untuk fitur pembuatan gambar di ChatGPT pada Selasa (25/3/2025). Dengan dukungan model GPT-4o, pengguna kini bisa mengedit serta mengubah foto menjadi ilustrasi yang lebih detail, termasuk gaya animasi khas Studio Ghibli.
Sebagaimana dilaporkan TechCrunch, Sam Altman, CEO OpenAI menjelaskan fitur ini sebelumnya hanya tersedia melalui model DALL-E. Dengan pembaruan ini, fitur tersebut kini bekerja secara langsung di ChatGPT menggunakan model GPT-4o.
GPT-4o diklaim lebih akurat dan detail dibandingkan model sebelumnya, yakni DALL-E 3. Untuk melatih model ini dalam menghasilkan gambar, OpenAI menggunakan data dari sumber yang tersedia secara publik serta dari kemitraan dengan perusahaan, seperti Shutterstock.
BACA JUGA: WhatsApp Kembangkan Fitur Berbagi Musik Spotify di Status
Sementara itu, juru bicara OpenAI mengatakan tidak melatih model AI-nya untuk meniru “gaya individu dari seniman yang masih hidup.” Namun, mereka tak menampik telah mengizinkan peniruan “gaya studio secara lebih luas.”
Saat ini, fitur pengeditan gambar ChatGPT hanya tersedia bagi pelanggan Pro seharga US$ 200 per bulan. Namun, OpenAI memastikan pengguna paket Plus dan gratis akan segera mendapatkan akses.
Bagi penggemar animasi Jepang, terutama film-film garapan Studio Ghibli, seperti Spirited Away atau My Neighbor Totoro, fitur ini membuka peluang untuk melihat diri mereka dalam dunia fantasi yang khas dengan warna lembut dan detail artistik.
BACA JUGA: Google Rilis Gemini Live, Bisa Jawab Pertanyaan lewat Tampilan Layar
Untuk mengubah foto menjadi ilustrasi Ghibli, pengguna cukup memberikan prompt, seperti “Buat ilustrasi saya dalam gaya animasi Studio Ghibli,” atau “Transformasikan wajah saya ke dalam karakter animasi ala Ghibli.”
Fitur baru ini sontak memicu diskusi mengenai hak cipta, terutama terkait data pelatihan AI. OpenAI menyatakan GPT-4o dilatih menggunakan data yang tersedia untuk publik serta kerja sama dengan platform seperti Shutterstock. Selain itu, OpenAI menawarkan opsi bagi seniman yang ingin menghapus karya mereka dari database pelatihan AI.
Terlepas dari perdebatan tersebut, fitur ini sudah menjadi tren di media sosial. Banyak pengguna membagikan hasil foto mereka yang diubah menjadi ilustrasi ala Studio Ghibli. Apakah Anda juga tertarik untuk mencobanya?
Editor: Ranto Rajagukguk