Didominasi Produk Lokal, Transaksi Harbolnas 2024 Capai Rp 31,2 Triliun
Seasonal marketing hari belanja online nasional atau Harbolnas 2024 membukukan transaksi sebesar Rp 31,2 triliun. Pada momentum tersebut, mayoritas barang yang terjual adalah produk lokal.
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan, terjadinya pertumbuhan yang signifikan pada kontribusi produk lokal menjadi indikator positif terhadap potensi masa depan Harbolnas. Hal ini juga mencerminkan peningkatan kesadaran konsumen untuk terus mendukung produk dalam negeri melalui platform e-commerce.
BACA JUGA: Harbolnas 2024, Targetkan Penjualan Rp 40 Triliun
“Program Harbolnas diharapkan dapat terus menunjukkan peran dalam mendorong daya beli masyarakat sekaligus mendukung produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar domestik dan internasional,” kata Airlangga melalui keterangan resmi, Senin (30/12/2024).
Airlangga menyebut, dalam upaya menciptakan pasar yang kuat bagi produk dalam negeri, pemerintah terus mendorong promosi dan kampanye agar masyarakat lebih memilih produk lokal. Ketika pasar untuk produk lokal sudah terbentuk, maka suplai akan mengikuti secara otomatis.
BACA JUGA: Harbolnas, FMCG Catatkan Penjualan Rp 279 Miliar di E-commerce
“Langkah ini juga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada produk impor,” ujarnya.
Program Harbolnas telah berlangsung sejak 12 tahun lalu dan juga turut berkontribusi bagi peningkatan ekonomi digital nasional. Program untuk tahun ini berlangsung dari tanggal 10 hingga 16 Desember 2024.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, Harbolnas mampu mencetak total transaksi sebesar Rp 31,2 triliun dengan average spending per orang mencapai Rp 318 ribu. Hal ini sekaligus mencerminkan antusiasme luar biasa dengan tidak kurang dari 98 juta pelanggan yang melakukan belanja memanfaatkan momentum Harbolnas.
Catatan yang menggembirakan ini mengalami peningkatan sekitar 21,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan total transaksi pada tahun 2023 yang mencetak angka Rp 25,7 triliun.
Adapun produk-produk lokal juga mampu mendominasi keseluruhan penjualan dengan porsi sebanyak 52% dan dengan nilai transaksi yang mencapai sebesar Rp 16,1 triliun atau mengalami peningkatan sekitar 31% (yoy).
Pakaian olahraga dan aksesori fesyen, personal care, serta makanan dan minuman menjadi tiga kategori produk yang mendomininasi penjualan baik secara overall maupun untuk produk lokal.
Para pembeli dalam gelaran program ini juga menjadikan live shopping yang menyediakan review produk secara online sebagai fitur yang paling diminati dan 50% pembeli melakukan pembelian melalui link afiliasi yang dibagikan di media sosial.
Dalam ajang Harbolnas tahun ini, tercatat 407 peserta yang berpartisipasi mulai dari pedagang (merchant), ritel daring, hingga penyedia layanan lokapasar. Ajang tahunan ini juga menjadi capaian tertinggi untuk seller yang baru onboarding dibandingkan masa sebelum pandemi.
Kehadiran Harbolnas 2024 tidak sekadar menjadi perayaan belanja online, melainkan juga langkah nyata untuk mendukung peningkatan perekonomian nasional dan penjualan produk lokal.
Selain program tersebut, pemerintah juga memberikan dukungan bagi program belanja murah lainnya seperti program Belanja di Indonesia Aja yang berlangsung pada tanggal 20-29 Desember 2024 dan EPiC Sale (Every Purchase is Cheap) yang berlangsung pada 22-31 Desember 2024.
“Kami optimistis dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, target pertumbuhan ekonomi melalui sektor konsumsi dapat tercapai. Harbolnas menjadi bukti nyata bahwa aktivitas belanja masyarakat turut menjadi pengungkit dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi,” tutur Airlangga.
Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz