Media

Disney Berhasil Dominasi Perfilman Global Tahun 2019

PHOTO CREDIT: 123RF

Tahun 2019, menjadi tahun keemasan bagi perusahaan hiburan raksasa Disney. Pasalnya, untuk tahun ini Disney berhasil memproduksi delapan dari sepuluh film box office serta ada pula kesuksesan dari layanan streaming terbaru mereka, Disney+ yang mendapatkan antusiasme dari serial The Mandalorian—semua berkat Baby Yoda.

Dilansir dari The Verge, Disney Star Wars: The Rise of Skywalker juga baru saja memecahkan rekor terbaru dengan meraup pendapatan US$ 175,5 juta di Amerika di pekan awal pembukaan. Pencapaian Star Wars tersebut berhasil melewati kesuksesan film horor Universal Pictures, Us, yang memiliki pendapatan total US$ 175,07 juta secara domestik di Amerika.

Saat ini Star Wars: The Rise of Skywalker menjadi film dengan pendapatan tertinggi ke-10 pada tahun 2019 di Amerika Serikat. Namun, diperkirakan pendapatan film Star Wars akan terus naik karena semakin banyaknya orang yang keluar untuk menonton film di akhir tahun.

Melirik kembali tahun 2019, Disney telah berhasil melahirkan koleksi film-film hits. Mulai dari Captain Marvel, Avengers: Endgame, dan Spider-Man: Far From Home yang mengakhiri Infinity Saga. Selanjutnya ada pula Toy Story 4 dan Frozen 2 menjadi film waralaba yang paling dinantikan tahun ini. Aladdin dan The Lion King juga menjadi film remake dari animasi populer Disney di tahun 90an, dan jangan lupakan Star Wars: The Rise of Skywalker. Keseluruhan film Disney telah menghasilan lebih dari US$ 10 miliar dalam pendapatan global.

“Kami tidak malu dengan fakta bahwa kami memiliki film-film blokbuster yang disukai semua orang. Jika Anda melihat keberhasilan box office, itu adalah indikator seberapa populer dan seberapa film-film kami dapat merangkul penonton,” ujar Kevin Mayer, Head of direct-to-consumer products Disney kepada The Verge.

Dengan kesuksesan di tahun 2019, semua orang ingin mengetahui bagaimana peforma Disney untuk tahun depan. Di tahun 2020 Disney sepertinya tidak memiliki banyak film besar. Terdapat beberapa judul film yang diantisipasi, seperti live action Mulan, Black Widow, dan The Eternals dari Marvel. Tetapi tidak ada satu pun diantara film tersebut yang memiliki bobot budaya seperti Endgame, The Lion King, atau film Toy Story.

Masa depan Disney tidak lagi berada pada perilisan film bioskop saja. 2020 akan menjadi tahunnya layanan streaming Disney+ yang sampai saat ini masih terus menarik lebih banyak pelanggan. Bahkan, semua mata investor untuk tahun depan tertuju pada strategi streaming Disney.

Saat ini Disney telah memindahkan beberapa film hits mereka untuk dapat dinikmati di Disney+. Termasuk beberapa film remake , seperti Lady and The Tramp dan Noelle. Di tahun 2020, Disney akan memusatkan semua energinya kepada layanan streaming baru mereka. Dan, pada tahun 2021, ketika Avatar 2 dan sejumlah film lain yang sangat dinantikan hadir di bioskop, Disney akan mendominasi tidak hanya box office tapi juga layanan streaming.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top