Ekiben: Makan Siang Khas Stasiun di Jepang

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
11 Juni 2019
marketeers article
HOKKAIDO , JAPAN APRIL 19,2016 : Ekiben (railway boxed meals) in convenience store at Shin-Hakodate-Hokuto station. Ekiben in H5 Series Shinkansen shape box is very popular.
Makanan menjadi salah satu daya tarik suatu tempat untuk dikunjungi. Mencoba berbagai makanan khas biasanya masuk dalam daftar yang harus dilakukan oleh pelancong. Namun, Jepang menawarkan keunikan tersendiri, tepatnya ketika Anda ingin melakukan perjalanan dengan kereta. Anda bisa menemukan furusato no aji (a taste of home).
“Ekiben dapat menjadi perangkat kenangan ketika melakukan perjalanan. Ekiben dapat mengingatkan Anda kapan, di mana, dan dengan siapa Anda makan. Bahkan ketika sudah kembali ke rumah,” ujar Hatsuko Matsumoto, seorang karyawan di Tokyo.
Dilansir dari BBC, hampir di seluruh tempat di Jepang, para pelancong bisa bergantung pada gerai bento di stasiun untuk membeli makanan dan minuman sebagai teman perjalanan mereka. Ekiben, yang merupakan singkatan dari eki (stasiun) dan ben (bento) adalah makanan yang cukup penting ketika Anda melakukan perjalanan panjang. Tidak berbeda dengan bento pada biasanya, namun beberapa gerai memberikan opsi kemasan yang unik.
Contohnya menggunakan wadah berbentuk shinkansen (kereta cepat Jepang). Isi bento ini pun bervariasi, berbagai macam sayuran, nasi, dan daging atau lauk lainnya. Konsep ini banyak disukai oleh para turis. Tidak jarang satu gerai dapat menjual 10 ribu bento setiap harinya. Berikut lima jenis ekiben yang patut dicoba ketika Anda melakukan perjalanan dengan kereta di Jepang:
1. Masuni Sushi
sumber: livejapan
Bento ini berisikan masuno sushi yang berbahan dasar ikan forel yang sudah dibumbui. Wadahnya terbuat dari bambu bulat dan dibungkus tertutup dengan daun bambu segar.  Makanan ini kemudian dipotong seperti kue. Masuno sushi telah dijual sebagai ekiben sejak tahun 1912 setelah adanya banyak permintaan.
Tempat: Stasiun Toyama, Toyama
Harga: 1.400 Yen
2. Hipparidako Meshi
sumber: livejapan
Bento ini dijual dengan wadah keramik berwarna coklat. Dibentuk seperti tempat umpan bernama takotsubo yang biasa digunakan untuk menangkap gurita. Di dalam hipparidako meshi terdapat campuran gurita, belut, sayur yang sudah dibumbui, dan juga nasi.
Tempat: Stasiun Nishi-Akashi, Hyogo
Harga: 1.080 Yen
3. Tokyo Bento
sumber: flickr
Tokyo Bento berisikan berbagai macam bahan yang familiar dan menarik, seperti daging, salmon, sayuran, dan telur. Dari waktu ke waktu, makanan yang digunakan juga bisa berubah. Namun, ekiben ini masih menjadi yang favorit bagi para turis atau warga lokal yang memang sering bepergian dari stasiun Tokyo.
Tempat: Stasiun Tokyo, Tokyo
Harga: 1.650 Yen
4. Daruma Bento
sumber: livejapan
Wilayah Takasaki di Gunma terkenal dengan Daruma yang merupakan boneka tradisional Jepang yang berlubang dan bulat yang meniru Bodhidharma, pendiri tradisi Zen Buddhisme. Daruma digambarkan tidak memiliki anggota tubuh dan kelopak mata. Bagi turis yang membeli bento dengan wadah berbentuk daruma ini dapat menggunakan wadahnya kembali. Tidak hanya sebagai tempat makan, namun juga bisa digunakan sebagai celengan.
Tempat: Stasiun Takasaki, Gunma
Harga: 1.000 Yen
5. Sake Harako Bento
Bento ini adalah contoh makanan bergaya campuran yang menampilkan satu bahan namun disajikan dengan cara yang berbeda. Misalnya, salmon dapat disajikan panggang dan dipipihkan, bersama dengan nasi, dan telur salmon. Hampir serupa dengan hidangan tradisional musim gugur dari wilayah Tohoku, Harako Meshi.
Tempat: Tohoku
Harga: 1.150 Yen
Setelah melihat banyak pilihan di atas, ekiben mana yang mendekati selera Anda? Tertarik untuk mencoba?
Editor: Sigit Kurniawan

Related