Automotive

Evolusi Suzuki Baleno Dari Tahun 90-an Hingga Kini

All New Suzuki Baleno
Suzuki Baleno

Nama Suzuki Baleno sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Mobil sedan dari pabrikan berlogo S ini telah mengaspal di Tanah Air sejak tahun 90-an. Pada awal kehadirannya pada 1995, mobil ini memiliki bentuk serba mengkotak dan masih menjadi sebuah sedan kompak. Kini, konsep Baleno telah berubah. Lantas, seperti apa transformasinya?

Pada generasi pertamanya, Suzuki membekali Baleno dengan mesin 1.600 cc 4-silinder segaris. Lima tahun berselang atau pada tahun 2000 Suzuki melakukan pembaruan facelift pertamanya untuk Baleno. Di era 2000-an mobil ini lebih dikenal dengan sebutan Baleno Millenium. Selain itu, Baleno Millenium juga memiliki desain yang jauh berbeda dengan generasi pertama. Pada generasi kedua ini, Baleno memiliki bentuk yang serba membulat mulai dari headlamp, siluet body mobil, hingga buritan termasuk bentuk spidometer dan velg. Selain ubahan pada desain, Suzuki juga mencangkokkan mesin yang berbeda yakni mesin 1.500 cc 4-silinder segaris. 

Memasuki tahun 2002, Baleno mendapat pembaruan dari bentuk velg dan grill. Bersamaan dengan pembaruan tersebut, pada 2003-2004 Suzuki akhirnya mengeluarkan Baleno yang sepenuhnya baru. Tidak hanya mengubah kosmetiknya, Suzuki kala itu juga mengubah bodi dan sasis mobil. Spidometer digital pun menjadi standar di mobil ini. Untuk urusan performa, Suzuki kembali mempercayai mesin 1.600 cc 4-silinder dan untuk pertama kalinya Baleno dibekali dengan sistem pengereman (Anti-lock Breaking System) ABS.

Pada periode 2005-2007, Baleno lagi-lagi mendapatkan penyegaran di bagian kosmetik. Hingga pada tahun 2007 muncul Baleno dengan ubahan yang sepenuhnya baru. Berbicara masalah desain, mobil ini memiliki desain yang jauh lebih modern dibanding dengan generasi sebelumnya. Baleno di generasi ketiga ini mempunyai fascia yang mirip dengan Suzuki SX-4. Dari sektor mesin, Suzuki tidak melakukan peningkatan isi silinder ataupun mengubah konfigurasi mesin, jadi Baleno di generasi ketiga tetap mempertahankan mesin 1.600 cc 4-silinder.

Baleno generasi ketiga ini bertahan selama delapan tahun sebelum akhirnya digantikan dengan generasi ke-empat yang muncul di Frankfurt Motor Show pada September 2015. Untuk pasar Indonesia sendiri, mobil ini diluncurkan secara resmi bertepatan dengan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE BSD. Pada generasi ini, Baleno mengalami perubahan yang cukup signifikan karena kini Baleno merupakan sebuah hatchback. Dalam model internasionalnya, mobil ini hadir dalam beberapa varian mesin yaitu 1.000 cc Boosterjet I3 turbo, 1.200 cc Dualjet I4 NA, 1.200 cc Dualjet, dan 1.400 cc untuk pasar Indonesia.

Berbicara mengenai perubahan bentuk Baleno dari sedan hingga menjadi sebuah hatchback sebenarnya bukan lah hal baru. Kembali ke tahun 2001, Baleno untuk pasar Eropa dan Asia Pasifik sudah berganti nama menjadi Aerio yang berjenis hatchback. Namun untuk pasar Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memisahkan kedua mobil ini dan menjual keduanya. 

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X








To Top