Resource & Energy

Federal Oil Beri Solusi Motor yang Terdampak Banjir

Kampanye Solusi Motor Setelah Banjir Federal Oil

Bencana banjir menyisakan banyak pekerjaan rumah. Selain rumah dan lingkungan sekitar yang harus dibersihkan, banyak kendaraan yang tak terhindar dari genangan hingga terendam banjir seperti motor. Motor yang terendam banjir hingga masuk ke dalam ruang mesin mengakibatkan air yang masuk ke dalam ruang mesin berpotensi mengalami kerusakan karena oli tercampur dengan air. Melihat kondisi ini, Federal Oil meluncurkan kampanye bertajuk #SolusiMotorSetelahBanjir.

Program ini digelar untuk memberikan solusi untuk meringankan beban pemotor yang terkena dampak bencana banjir. Program #SolusiMotorSetelahBanjir digelar pada 8-12 Januari 2020. Konsumen cukup membayar paket ganti oli sebesar Rp 10 ribu saja di tujuh Super Federal Oil Center (SFOC) di area yang terdampak banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Kami sangat prihatin dengan bencana banjir yang terjadi pada awal tahun 2020 ini. Program Solusi Motor Setelah Banjir semoga bisa mempermudah para pemotor untuk segera mengganti oli motornya dan mereka kembali beraktivitas,” ujar Sri Adinegara, Federal Oil General Manager.

Untuk mengetahui oli tercampur dengan air atau tidak, bisa dicek dengan melihat warna oli. Jika oli berwarna putih dipastikan oli sudah tercampur air. Jika oli sudah bercampur dengan air, jalan satu-satunya adalah harus mengganti oli mesin. Bila hal ini terus dipaksakan untuk tetap digunakan, mesin motor bisa rusak. Kandungan air yang tercampur dengan oli bisa membuat korosi pada komponen yang ada di dalam mesin sehingga mesin motor akan cepat rusak.

Selain untuk membantu meringankan beban korban banjir, program ini sekaligus menjadi upaya Federal Oil mendekatkan diri kepada konsumennya. “Sebagai merek pelumas lokal yang sudah berusia lebih dari 30 tahun, kami terus berusaha untuk lebih dekat kepada konsumen kami. Bukan hanya memberikan produk pelumas terbaik, tapi juga kepedulian,” pungkas Adinegara.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X








To Top