Fore Coffee Bangun Koneksi Lintas Generasi Lewat Brand Ambassador

profile photo reporter Ratu Monita
RatuMonita
19 Februari 2025
Brand ambassador fore coffee
Fore Coffee. (Sumber: dok. Fore Coffee)

Dalam industri kopi yang semakin kompetitif, Fore Coffee mengadopsi strategi intergenerational marketing dengan menggandeng brand ambassador dari berbagai generasi. Pendekatan ini sejalan dengan tagline mereka, #FOREveryone, yang mencerminkan inklusivitas dan relevansi merek bagi semua kalangan.

Matthew Ardian, Chief Marketing Officer (CMO) Fore Coffee, menjelaskan bahwa pemilihan brand ambassador ini bukan hanya sekadar strategi pemasaran, tetapi juga bentuk representasi merek yang lebih personal.

“Kami ingin setiap brand ambassador memiliki hubungan yang erat dengan Fore, bahkan sebelum kolaborasi resmi dimulai. Mereka adalah pelanggan setia yang sudah mengenal dan mengonsumsi produk kami,” ujar Matthew kepada Marketeers.

BACA JUGA Fore Cofee Beberkan Rahasia Ekspansi 61 Gerai Baru Tahun 2024

Lebih dari sekadar endorsement, keterlibatan brand ambassador juga mencerminkan misi dan advokasi Fore Coffee. Salah satu contohnya adalah kolaborasi dengan Vidi Aldiano, yang didapuk sebagai Chief Savor Advisor. Lewat peran ini, Vidi menghadirkan inovasi rasa yang unik.

Fore juga menggandeng Cinta Laura Kiehl sebagai Social & Sustainability Ambassador untuk memperkuat komitmen mereka terhadap keberlanjutan dan dampak sosial. Sementara itu, Mikael Jasin, pemenang World Barista Champion 2024, dipercaya sebagai Chief of Coffee Innovation untuk membawa inovasi produk, memberdayakan barista, dan memperkenalkan budaya kopi Indonesia ke kancah global.

Lebih dari sekadar tren sesaat, strategi ini dirancang untuk jangka panjang. “Setiap kolaborasi yang kami lakukan adalah bagian dari misi besar yang terus berjalan. Fokus utama kami tetap pada keberlanjutan dan inovasi, bukan hanya strategi pemasaran yang bersifat sementara,” jelas Matthew.

BACA JUGA: Strategi Intergenerational Marketing PUMA Bidik Konsumen Lintas Generasi

Fore Coffee juga secara rutin mengukur efektivitas strategi ini melalui Brand Health Tracker (BHT). Data menunjukkan bahwa keterlibatan brand ambassador lintas generasi berhasil memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan brand awareness secara signifikan.

Dari segi pemasaran, dampak strategi ini terlihat jelas. Beberapa produk hasil kolaborasi dengan brand ambassador, seperti Butterscotch Sea Salt Latte, berhasil mencetak angka penjualan lebih dari 10 juta cup.

Selain itu, kehadiran duta merek yang relevan di berbagai generasi turut memperkuat kesadaran merek di benak konsumen, menciptakan loyalitas jangka panjang.

BACA JUGA Rahasia Sukses Fore Raih ROAS 45x dan Jangkau Gen Z

Matthew menegaskan bahwa intergenerational marketing yang dilakukan merek bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan bagian dari identitas Fore Coffee.

“Melalui inovasi produk yang terus berkembang dan pemilihan brand ambassador yang tepat, kami ingin memastikan bahwa Fore Coffee tetap menjadi merek kopi yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan strategi ini, Fore Coffee menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan relevan bagi berbagai generasi, memastikan bahwa setiap pelanggan lintas generasi merasa terhubung dan menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Editor: Dyandramitha Alessandrina

Related

award
SPSAwArDS