Media

Gandeng Associated Press, LINE Kampanyekan Stop Fake News

LINE Plus Corporation, anak perusahaan dari LINE Corporation, akan menghadirkan kampanye yang didukung oleh The Associated Press (“AP”), untuk mengidentifikasi dan menjawab permasalahan mengenai misinformasi di media daring. Mengusung tema Stop “Fake News”, kampanye ini bertujuan membantu meningkatkan literasi media pengguna dan mengupayakan ruang lingkup digital yang lebih aman.

LINE telah lama menyadari isu sosial yang berkembang dan diakibatkan oleh “fake news”. LINE memutuskan berkolaborasi dengan AP untuk membuat kampanye CSR global mengedukasi masyarakat mengenai karakteristik dari fake news, bagaimana untuk mengidentifikasinya, dan bagaimana untuk membagi informasi dengan tanggung jawab.

Kampanye Stop “Fake News” ini akan merilis video edukasi berbentuk animasi yang berisi proses bagaimana cara mengecek kredibilitas dari berita sebelum membagikannya kepada orang lain. Video edukasi ini akan tersedia dalam lima bahasa, yakni Bahasa Inggris, Thailand, Indonesia, Mandarin, dan Jepang.

Senada dengan isi video edukasi, seminar edukasi untuk belajar bagaimana mengidentifikasi “fake news” akan diadakan oleh LINE dan AP pada bulan September di wilayah tertentu seperti Thailand, Taiwan, dan Indonesia. Seminar tersebut akan berisi mengenai cara untuk mengetahui sebuah “fake news”, dengan penjelasan dan konsekuensi dari penyebaran “fake news” dan timbulnya misinformasi pada jejaring daring. Di Indonesia sendiri, acara seminar ini juga akan didukung oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO).

Sebelum kampanye Stop ‘Fake News’ ini diluncurkan, LINE Indonesia sebelumnya telah beberapa kali mengadakan program yang bertujuan meningkatkan literasi media dan digital kepada para penggunanya. Salah satunya adalah dengan mengadakan talkshow Pemuda Peduli Pemilu yang diadakan dalam rangka meningkatkan minat para pemuda akan pemilu dan bagaimana mengidentifikasi berita palsu selama pemilu berlangsung.

Selain itu, LINE TODAY juga memiliki rubrik mingguan setiap hari Sabtu yang bertajuk ‘Awas Hoaks’ yang merangkum beberapa Hoaks yang tersebar di minggu itu.

Editor: Sigit Kurniawan








To Top